Bali 'Diserbu' Wisatawan Saat Libur Lebaran 2022, Kapolri: Tetap Jaga Prokes

Oleh Dewi Divianta pada 30 Apr 2022, 13:00 WIB
Diperbarui 30 Apr 2022, 13:00 WIB
kapolri
Perbesar
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Liputan6.com, Denpasar - Tahun 2022 menjadi tahun penuh berkah. Setelah dua tahun, mobilitas warga dibatasi karena serangan Covid-19, kini pemerintah telah mengizinkan warga untuk beraktivitas seperti sedia kala, termasuk mudik dan liburan.

Tentu, momentum itu dijadikan masyarakat untuk bisa kembali menikmati mudik dan berlibur pada masa libur Idul Fitri. Selain ke kampung halaman, salah satu tujuan wisata yang paling diminati adalah Pulau Bali.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Bali menjadi tujuan wisatawan untuk menghabiskan libur Hari Raya. Ia menyebut dari laporan yang dia terima sebesar 53 persen peningkatan hunian akomodasi. 

"Angka tersebut kemungkinan bertambah mendekati Hari Raya Idul Fitri. Bali menjadi destinasi tujuan wisata saat libur ini (hari lebaran)," kata dia di Bali saat meninjau pos pengamanan mudik, Jumat (29/4/2022).

 


Kendaraan Keluar Bali Lebih Banyak

Ia menuturkan, meski ada pelonggaran mudik tahun ini, pihaknya meminta masyarakat tetap mewaspadai adanya penyebaran Covid-19 saat mudik dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Prokes harus tetap dipatuhi supaya masyarakat tetap aman menjalani wisata di Bali," ujar Kapolri.

Kapolri mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu menyukseskan program vaksinasi hingga sudah tercapai lebih dari 50 persen. Menurutnya, itu alasan pemerintah mengizinkan aktivitas mudik tahun ini karena capaian vaksinasi yang sudag baik sehingga penyebaran Covid-19 saat libur lebaran bisa diminimalisasi.

"Modal menghadapi banyaknya event setelah lonjakan wisata di Bali, semoga Covid-19 bisa dikendalikan. Kita akan terus berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya pemudik dan wisatawan yang ke Bali," tutur Kapolri.

Kapolri menyebut dengan adanya peningkatan mobilisasi warga selama musim libur Lebaran, sebanyak 46 kapal disiagakan, sementara itu baru sekitar 28-29 kapal yang telah digunakan.

"Prokes harus sampai di dalam kapal sehingga penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan," kata Kapolri.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya