Layani Vaksinasi Covid-19, Lima Puskesmas di Bandung Beroperasi 24 Jam

Oleh Huyogo Simbolon pada 28 Apr 2022, 16:00 WIB
Diperbarui 28 Apr 2022, 16:00 WIB
FOTO: Vaksin COVID-19 Pfizer Mulai Disuntikkan kepada Warga
Perbesar
Warga menjalani pemeriksaan kesehatan saat vaksinasi COVID-19 dari Pfizer di Puskesmas Lebak Bulus, Jakarta, Senin (23/8/2021). Dosis vaksin COVID-19 Pfizer akan diutamakan untuk warga yang belum pernah menerima suntikan vaksin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Bandung - Sebanyak lima puskesmas yang beroperasi 24 jam di Kota Bandung tetap melayani vaksinasi Covid-19 pada libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah ini. Sedangkan, puskesmas non 24 jam hanya tutup pada tanggal merah.

"Termasuk 80 puskesmas tetap kerja sesuai jam kerjanya, yang non 24 jam hanya tutup di tanggal merah," kata Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional pada Dinas Kesehatan Kota Bandung Teti Hendriani Agustin, Rabu (27/4/2022).

Saat ini, di Kota Bandung terdapat lima puskesmas yang beroperasi 24 jam yaitu, Puskesmas Ibrahim Adji, Puter, Cipamokolan, Padasuka, dan Puskesmas Garuda.

Selain itu, Dinkes Kota Bandung juga menyediakan pos vaksinasi di 19 pos yang terdiri dari 7 pos lapangan, 7 pos statis, dan 5 pos di tempat wisata. Posko ini akan dibuka H-7 sampai H+7 Lebaran.

"Pos lapangan kita ada di Gedung Merdeka, Rest Area KM 147, Terminal Cicaheum dan Leuwipanjang, Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong dan Taman Cikapayang. Sementara untuk tempat wisata kita buka pos di Kebun Binatang, Kiara Artha Park, Saung Angklung Udjo, TSM, dan Kolam Renang Karang Setra. Kita akan mulai 3 sampai 10 Mei mendatang," ujar Teti.

Teti mengatakan, di setiap pos akan disediakan 50 dosis vaksin, baik dosis pertama, kedua maupun booster. Ia pun mengimbau bagi masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin, terlebih untuk masyarakat yang akan melakukan mudik.

"Hal yang dikhawatirkan tidak langsung muncul di aplikasi PeduliLindungi. Jadi segera divaksin jauh-jauh hari, menghindari kesalahan teknis di aplikasi. Lebih baik divaksin daripada tidak, jangan pas mau berangkat baru divaksin. Minimal dua hari sebelumnya," katanya.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya