PT INTI Tingkatkan Produksi Tiang Telepon untuk Suplai Kebutuhan Nasional

Oleh Huyogo Simbolon pada 19 Apr 2022, 22:00 WIB
Diperbarui 19 Apr 2022, 22:00 WIB
Gedung PT INTI (Persero)
Perbesar
Gedung PT INTI (Persero) (dok: Humas)

Liputan6.com, Bandung - PT INTI (Persero) tengah memperkuat produksi untuk menyuplai kebutuhan tiang telepon nasional. Saat ini, melalui anak perusahaan mereka yaitu PT INTI Pindad Mitra Sejati (IPMS), aktivitas produksi terus ditingkatkan hingga mencapai 500-1.000 unit tiang telepon per bulan.

"Produksi tiang telepon ini merupakan jalan lebar bagi kami untuk mendapatkan kepercayaan masif secara nasional sehingga nantinya seluruh ekosistem industri PT INTI akan bergerak lebih pesat, khususnya di area manufaktur telekomunikasi," kata Direktur Utama PT INTI Otong Iip dalam keterangan tertulis, Senin (18/4/2022).

Produk yang terbuat dari pipa besi baja konstruksi bundar dengan sambungan ini, diproduksi secara presisi di fasilitas produksi INTI Smart Industrial Park yang berdiri di atas lahan seluas 8 hektare, oleh tenaga yang kompeten agar dapat menghasilkan produk berkualitas yang memenuhi spesifikasi sesuai dengan standar STEL l-003-2016 versi 3.0.

Otong Iip mengatakan, upaya pemenuhan standar kualitas produk tiang telepon ini terus dilakukan secara simultan melalui berbagai sertifikasi, di antaranya Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Nomor 424/SJ-IND.8/TKDN/3/2022 dengan nilai 58,57% untuk Tiang Telepon Besi 7 Meter, 8 Meter, dan 9 Meter.

Kemudian, Sertifikasi Quality Assurance Test untuk "Tiang Telepon Besi dengan Sambungan" ukuran 7 meter, yang diterbitkan oleh PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk. Serta Sertifikasi CIQS 2000:2009 tentang Kontraktor dan Pelaksana Ophar Jaringan Telekomunikasi dari Badan Sertifikasi Telkom Professional Certification Center.

"Harapannnya, PT INTI dapat melayani kebutuhan mayoritas operator jaringan dan jasa telekomunikasi, baik dari sisi material, perangkat, jasa penggelaran jaringan, hingga penanganan managed services, seperti tiang bersama dan fasilitas bersama lainnya," ujar Otong Iip.

Kemajuan industri telekomunikasi yang diimplementasi lewat berbagai layanan dalam satu paket, mulai dari Triple Play, Quadruple Play, hingga Octuple Play, kian memperkuat keberadaan tiang telepon sebagai sebuah aset strategis dalam sektor fixed broadband.

Direktur Utama PT INTI Pindad Mitra Sejati (IPMS) I Nyoman Sudiana mengutarakan, peranan strategis tiang telepon dalam bidang tersebut terutama terkait fungsinya sebagai titik utama untuk menggelar jaringan kabel agar bisa memberikan kualitas voice, data, video, wifi, selular, home automation, serta komponen lainnya dalam satu layanan broadband berkualitas.

Tercatat sejak awal 2019 hingga kuartal pertama tahun 2022, INTI Group telah membukukan penjualan tiang telepon untuk ukuran tinggi 7 meter sebanyak 5.988 unit. Rencananya, INTI Group melalui PT IPMS menargetkan penjualan tiang telepon ukuran tinggi 7 meter sebanyak 12.000 unit hingga akhir tahun.

"Kami optimistis produk ini akan jadi pemain utama di industri tiang telepon," ujar I Nyoman Sudiana.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya