Tips Aman Berkunjung ke Tempat Keramaian di Tengah Pandemi Covid-19 saat Akhir Pekan

Oleh Liputan6.com pada 29 Jan 2022, 19:44 WIB
Diperbarui 29 Jan 2022, 19:44 WIB
Ilustrasi mal.
Perbesar
Ilustrasi mal. Image by Michal Jarmoluk from Pixabay

Liputan6.com, Medan Memasuki akhir pekan, banyak masyarakat menjatuhkan pilihan untuk mengunjungi tempat-tempat keramaian seperti taman kota, kafe, hingga pusat perbelanjaan. Namun, harus tetap waspada akan penyebaran Covid-19.

Di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) misalnya, pada akhir pekan seperti hari sabtu dan minggu, berbagai pusat perbelanjaan dan tempat-tempat keramaian lainnya terpantau ramai dikunjungi masyarakat.

Beberapa waktu lalu, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, bahkan meminta penggunaan Aplikasi PeduliLindungi harus dilakukan dengan sangat ketat, sebagai langkah awal untuk melihat kapasitas suatu tempat publik.

Melalui penggunaan Aplikasi PeduliLindungi, dapat dipastikan apakah suatu tempat publik telah melanggar protokol kesehatan (prokes) atau tidak.

"Satpol PP bersama Satgas Covid-19 di kewilayahan dapat mengecek tempat publik guna memastikan apakah sudah melebihi daya tampung atau tidak,” kata Bobby saat memimpin Rapat Pembahasan Pelaksanaan PPKM Mikro di Ruang Rapat III, Balai Kota Kota Medan, Kamis, 27 Januari 2022.

Terlepas dari disarankannya masyarakat untuk menggunakan Aplikasi PeduliLindungi, sehingga mengetahui titik-titik mana saja yang menjadi potensi penyebaran Covid-19, berikut tips aman berkunjung ke tempat keramaian dengan penerapan prokes:

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Mencuci Tangan

Cara Pencegahan dari Tipes
Perbesar
Ilustrasi Mencuci Tangan dengan Sabun Credit: pexels.com/Burst

Mencuci tangan secara rutin menjadi protokol kesehatan 5M yang pertama, dan dirasa efektif untuk mencegah penularan Covid-19. Agar hasilnya maksimal, disarankan untuk mencuci tangan setidaknya selama 20 detik dengan menggunakan air mengalir dan sabun.

Memakai Masker

Ketika pandemi mulai melanda dunia, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan, penggunaan masker hanya dilakukan untuk orang-orang yang terserang penyakit, bukan orang yang sehat. Akan tetapi pada kenyataannya, pandemi yang masih belum usai dan terus memakan korban membuat penggunaan masker diwajibkan untuk seluruh lapisan masyarakat.

Menjaga Jarak

Menjaga jarak saat sedang beraktivitas di luar ruangan. Aturan ini juga berdasarkan pada Keputusan Menteri Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia dalam “Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.”

Setiap orang wajib menjaga jarak setidaknya sejauh 1 meter dengan orang lain guna mencegah paparan droplets dari orang yang batuk, bersin, atau bicara. Walau demikian, sebaiknya hindari berkerumun, tempat ramai, dan berdesakan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pembayaran Digital

Ilustrasi dompet digital, e-wallet, pembayaran dengan QR Code
Perbesar
Ilustrasi dompet digital, e-wallet, pembayaran dengan QR Code. Kredit: David Dvořáček via Unsplash

Mengunakan pembayaran digital meminimalisir sentuhan antara satu orag dengan yang lainnya. Dengan cara ini pula, dapat meminimalisir kemungkinan peneybaran Covid-19.

Menjauhi Kerumunan

Menjauhi kerumunan juga merupakan protokol kesehatan yang harus dilakukan. Menurut Kemenkes, masyarakat diminta untuk menjauhi kerumunan saat berada di luar rumah. Semakin banyak dan sering kamu bertemu orang, maka kemungkinan terinfeksi Covid-19 semakin tinggi.

Mengurangi Mobilitas

Virus penyebab Covid-19 bisa berada di mana saja. Semakin banyak waktu yang kamu habiskan di luar rumah, maka semakin tinggi pula risiko tubuh terpapar. Bila tidak ada keperluan yang mendesak, tetaplah berada di rumah.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya