Siap-Siap Memelipir ke Lampung, Destinasi Wisata Baru Bakauheni Harbour City Mulai Dibangun

Oleh Yandhi Deslatama pada 28 Okt 2021, 06:00 WIB
Diperbarui 28 Okt 2021, 06:00 WIB
Wamen II BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Groundbreaking Pembangunan Bakauheni Harbour City Di Lampung. (Rabu, 27/10/2021). (Liputan6.com/Yandhi Deslatama).
Perbesar
Wamen II BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Groundbreaking Pembangunan Bakauheni Harbour City Di Lampung. (Rabu, 27/10/2021). (Liputan6.com/Yandhi Deslatama).

Liputan6.com, Lampung - Pembangunan Bakauheni Harbour City resmi dimulai, dengan dilakukannya groundbreaking di Menara Siger, Lampung, Rabu, 27 Oktober 2021. Nantinya, destinasi wisata dan transportasi terpadu itu akan berdiri di atas tanah seluas 159 hektare, yang hanya berjarak sekitar 2km dari Pelabuhan Bakauheni.

Pembangunan Bakauheni Harbour City termasuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah pusat, pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai Juni 2022 mendatang.

"Groundbreaking hari ini mencakup masjid Bank Syariah Indonesia, kemudian UMKM yang akan dikembangkan bank Mandiri. Kemudian creative hub yang akan dikembangkan BNI, housing development oleh BTN. Insya Allah akan selesai Juni 2022, kita selesai semuanya di sini," kata Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi, di Menara Siger Lampung, Rabu (27/10/2021).

Sedikit menenok ke belakang, Ira bercerita kalau Pelabuhan Bakauheni dan Merak dibangun sekitar tahun 1912 oleh Belanda. Kala itu, kedua pelabuhan penghubung Sumatera dan Jawa menjadi salah satu pusat perekonomian. 

Kini, kawasan tersebut akan dikembangkan kembali. Setelah pembangunan tahap pertama rampung, maka akan dilanjutkan dengan pembangunan tahap kedua. Nantinya akan hadir Krakatau Park, hotel, hingga transportasi wisata menuju Gunung Anak Krakatau (GAK) dan kepulauan di sekitar Lampung.

"Tahap keduanya pembangunan Krakatau Park yang akan bekerja sama dengan Jatim Park. Kita bersama-sama akan mengembangkan hotel, menghubungkan Bakauheni dengan pulau lain, dan harapannya ada wisata untuk meninjau (gunung) Anak Krakatau,"dia menerangkan.

Simak video pilihan berikut ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Menara Siger Lampung di Renovasi

Wamen BUMN Dan Gubernur Lampung Foto Bersama Di Menara Siger. (Selasa, 16/03/2021).
Perbesar
Wamen BUMN Dan Gubernur Lampung Foto Bersama Di Menara Siger. (Selasa, 16/03/2021).

Menara Siger yang menjadi ciri khas saat pengguna jasa penyeberangan sampai di Bakauheni, Lampung, akan dipercantik lagi, untuk memperkuat ciri khas dan budayanya.

Bakauheni Harbour City diharapkan bisa menarik wisatawan lokal dan mancanegara ke Lampung, sehingga bisa membangkitkan perekonomian warga.

"Kawasan ini sangat potensial menjadi kawasan yang menjadi simbol arus wisatawan sumatera dan juga simbol Lampung. Menara siger menjadi ikon Lampung yang sangat kuat dan pintu masuk ke Sumatera, nanti kita pugar, kita harapkan bisa kita renovasi lagi, dan bisa menjadi titik nol kilometer Sumatera," kata Wakil Menteri (Wamen) II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, dilokasi yang sama, Rabu (27/10/2021).

Lokasi pembangunan Bakauheni Harbour City berada di atas tanah milik Pemprov Lampung seluas 14 hektare, PT ASDP Indonesia Ferry 40 hektare, PT Hutama Karya 43 hektare, dan milik warga seluas 61 hektare.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan kalau pembangunan Bakauheni Harbour City berdasarkan pada budaya dan adat istiadat masyarakat Lampung. Dia juga berharap nantinya di lokasi tersebut dilengkapi dengan Informasi Tekhnologi yang bisa digunakan masyarakat untuk mengakses informasi.

"Renovasi Menara Siger merupakan budaya Lampung, mengingatkan kita pembangunan kawasan wisata terintegrasi tetap berpijak pada akar budaya bangsa," kata Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, ditempat yang sama, Rabu (27/10/2021).

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya