Pensiunan Polisi Terpaksa Jadi Manusia Silver Demi Nafkah, Ini Sikap Kapolda Jateng

Oleh Liputan6.com pada 27 Sep 2021, 04:00 WIB
Diperbarui 27 Sep 2021, 04:00 WIB
Potret Nenek Manusia Silver
Perbesar
Pagi jelang siang pada sudut toko perempatan lampu merah, Nenek Mumum mulai merias wajah dan tubuhnya dengan cat silver. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Semarang - Seorang pensiunan polisi di Kota Semarang, Jawa Tengah, Aipda (purn) Agus Dartono (61), terpaksa menjadi "manusia silver", yakni tak ubahnya sebagai pengemis, hanya saja tubuhnya diberi warna silver atau perak untuk memperoleh pendapatan guna memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Sudah mendapat perhatian dari kapolda," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Iqbal Alqudusy dalam siaran pers di Semarang, Minggu, dikutip Antara.

Menurut dia, kapolda telah mengirimkan bantuan sejumlah uang dan bahan kebutuhan pokok ke rumah purnawirawan polisi yang terpaksa menjadi manusia silver tersebut, melalui stafnya.

Ia menuturkan purnawirawan yang pernah bertugas sebagai polisi lalu lintas itu terpaksa mencari nafkah dengan manjadi "manusia silver" tersebut akibat kebutuhan ekonomi.

"Yang bersangkutan mengaku malu kalau meminta tolong kerabat atau rekan kerjanya," tambahnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

Saksikan Video Pilihan Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Terungkap dalam Razia Satpol PP

Bantuan, lanjut dia, juga mengalir dari Polrestabes Semarang untuk Agus Dartono.

Menurut Iqbal, Agus dijadwalkan bertemu dangan Kapolrestabes Semarang untuk menerima bantuan serta tawaran pekerjaan guna memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sebelumnya, aksi pensiunan polisi itu saat menjadi manusia silver terungkap ketika razia yang digelar Satpol PP Kota Semarang beberapa waktu lalu.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya