Kontak Tembak Pecah Lagi di Kiwirok Papua

Oleh Liputan6.com pada 20 Sep 2021, 13:56 WIB
Diperbarui 20 Sep 2021, 13:56 WIB
Pembakaran Puskesmas Kiwirok
Perbesar
Usai aksi pembakaran puskesmas oleh KKB di Kiwirok Papua, nasib dua orang tenaga kesehatan yang bertugas di tempat tersebut belum diketahui. (Liputan6.com/ istimewa)

Liputan6.com, Jayapura - Kontak tembak kembali terjadi di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (20/9/2021). Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Dirinya mengatakan, kontak tembak yang terjadi antara TNI Polri dengan kelompok Lamek Taplo. Sebelumnya, Senin pekan lalu mereka juga menyerang warga sipil yang bertugas sebagai tenaga kesehatan di Kiwirok.

Akibat penyerangan kepada nakes, seorang di antaranya bernama Gabriela Meilan meninggal dunia setelah terjatuh bersama tiga rekannya kedalam jurang dan dianiaya kawanan KKB.

Sementara Jenazah Gabriela baru berhasil dievakuasi Jumat (17/9/2021) sore, setelah mendapat bantuan pinjaman peralatan dari SAR Jayapura dan kini disemayamkan di rumah anggota Koramil Kiwirok, kata AKBP Cahyo.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Penambahan Pasukan

Kapolres yang dihubungi dari Jayapura mengakui saat ini personel TNI-Polri yang bertugas di Kiwirok relatif cukup banyak, setelah ada penambahan termasuk dari Brimob.

"Personel TNI-Polri sudah cukup banyak setelah satu peleton Brimob dan anggota TNI tiba di Kiwirok," kata Cahyo.

Empat nakes dari sembilan nakes yang menjadi korban penganiayaan KKB saat ini masih dirawat di RS Marthen Indey, Jayapura.Keempat nakes yang masih dirawat, antara lain Restu Pamanggi, Katrianti Tandila, Emanuel Abi, dan Kristina Sampe Tonapa.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya