Mengenal Wahyana, Wasit Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020 yang Berasal dari Yogyakarta

Oleh Switzy Sabandar pada 04 Agu 2021, 14:30 WIB
Diperbarui 04 Agu 2021, 14:30 WIB
5 Fakta Wahyana, Guru SMP dari Gunungkidul Jadi Wasit Badminton Olimpiade Tokyo
Perbesar
Wahyana, wasit dari Indonesia yang pimpin final tunggal putri Olimpiade Tokyo. (Instagram/@kabarjogja)

Saksikan video pilihan berikut ini:

Nama Wahyana muncul setelah tim bulutangkis ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berhasil meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. Wahyana adalah wasit dalam partai final ganda putri bulutangkis Olimpiade Tokyo.

Wahyana yang berasal dari Indonesia langsung mencuri perhatian setelah pertandingan berakhir. Berikut fakta soal Wahyana yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Seorang Guru Olahraga SMP

Wahyana, yang lulusan Fakultas Olahraga IKIP (UNY) sehari-harinya bertugas sebagai guru olahraga SMP N 4 Patuk. Pria berusia 54 tahun ini juga menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum di sekolah sama. Wahyana sendiri merupakan warga asli DIY yang bertempat tinggal di Gancahan VII, Sidomulyo, Godean, Sleman.

2. Berkarier Mulai Dari Bola Voli

Wahyana memang penggemar olahraga. Ia mulai berkarier sebagai pemain bola voli, dia bahkan menjadi anggota tim voli DIY. Namun, cidera engkel parah menimpanya pada 90 -an. Demi menjaga kebugaran, ia mulai bermain bulutangkis.

Profesi wasit mulai digeluti sejak 1998. Awanya sebagai hakim garis di level lokal. Merasa menikmati dan terpacu, ia kemudian mengikuti ujian kompetensi di tingkat DIY, hingga tingkat internasional.

3. Wasit Internasional Senior

Wahyana lulus ujian akreditasi wasit tingkat Asia pada 2006 di Kuala Lumpur. Sedangkan BWF Accreditation atau lisensi tertinggi untuk wasit diraihnya pada 2012. Dalam daftar wasit dunia (BWF) ada empat nama asal Indonesia. Wahyana memegang kualifikasi tertinggi (wasit tersertifikasi) dengan lisensi yang berlaku hingga 2022.

4. Puluhan Kali Pimpin Pertandingan Internasional

Wahyana tentu sudah kenyang asam garam memimpin pertandingan level internasional, mulai SEA Games, Asian Games, Kejuaraan Dunia, Paralimpic, Piala Sudirman, Piala Thomas, World Tour Finals, dan kini mengecap pula rasanya jadi wasit Olimpiade. Secara total ia sudah 77 kali memimpin pertandingan tingkat internasional.

5. Wasit Olimpiade Tokyo

Di Olimpiade Tokyo, ia menjadi bagian dari wasit bulutangkis yang berjumlah 36 orang. Di dalamnya ada 11 orang dari Asia dan Wahyana satu-satunya dari Indonesia.Tak hanya bertugas di lapangan, Wahyana juga masuk dalam jajaran pengurus pusat PBSI di Sub Bidang Perwasitan untuk periode 2020-2024. Ia menjadi Subid Perwasitan, berada di bawah Bidang Turnamen Nasional dan Perwasitan yang dipimpin oleh Mimi Irawan.

(Tifani)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya