Kekurangan Vaksin, Begini Kondisi Kasus Virus Corona di Kota Cilegon

Oleh Yandhi Deslatama pada 29 Jul 2021, 01:00 WIB
Diperbarui 29 Jul 2021, 01:00 WIB
Ilustrasi Vaksin (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Perbesar
Ilustrasi Vaksin (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Cilegon - Kota Cilegon baru menerima 80.000 vial vaksin dan sudah disuntikkan ke 68.000 orang atau baru 18,7 persen warganya. Sedangkan warga di Kota Baja yang harus disuntik sebanyak 70 persen.

"Kita sedang minta lagi. Kebutuhan kita di angka 320 ribuan," kata Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, di Pelabuhan Merak, Selasa (27/7/2021).

Helldy juga mengatakan, sebanyak 327 pasien Covid-19 di Kota Cilegon meninggal dunia, dan 96,82 persen di antaranya belum divaksin. Dari persentase itu, 94 persen di antaranya punya komorbid, seperti darah tinggi dan diabetes.

Terbanyak yang meninggal berjenis kelamin laki-laki sebesar 59 persen dan sisanya perempuan. Kemudian usia di atas 60 persen, menempati posisi teratas korban meninggal karena terjangkiti Covid-19, disusul usia antara 41-60 persen sebanyak 42 persen.

"Pemkot Cilegon setelah berkoordinasi, kemudian kita rapat dengan semua kelurahan dan kecamatan, kami minta mereka mencarikan dua nakes tambahan. Karena nakes kita juga ada yang lagi sakit, agar supaya nanti penyuntikan vaksin yang bisa dilakukan di kelurahan," katanya.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tambah Ruang Perawatan dan Isolasi Mandiri

Pemkot Cilegon juga telah menambah 24 kamar tempat isolasi mandiri yang dibuka di Trans Hotel yang sebelumnya 41 kamar. Kemudian bantuan dari Krakatau Steel sebanyak 65 kamar yang berlokasi di Perumahan Krakatau Steel.

Ruang perawatan medis di RSUD Kota Cilegon yang sebelumnya 50 kasir, kini ditambah 30. Kemudian di RS Krakatau Medika (RSKM) yang sebelumnya 84 kasur, kini sudah bertambah menjadi 104 kasur.

Saat ini, Kota Cilegon naik tingkat, dari sebelumnya PPKM Darurat level 3, kini menjadi PPKM Darurat level 4 yang berakhir pada 02 Agustus 2021 mendatang.

"Kita sudah mencairkan sejumlah dana untuk merehab dan membeli alat-alat kesehatan buat covid. Pemkot Cilegon memberikan bantuan yang isoman, karena yang dari isoman ini ada 43 orang yang meninggal dunia, karena isoman jangan sampai telat memberikan bantuan sembako dan lain-lain," ujarnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya