Pejabat Bank Sumsel Babel Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kredit Modal Kerja

Oleh Nefri Inge pada 26 Jul 2021, 23:30 WIB
Diperbarui 26 Jul 2021, 23:30 WIB
Ilustrasi korupsi.
Perbesar
Ilustrasi korupsi.

Liputan6.com, Palembang - Kasus dugaan korupsi di Bank Sumsel Babel (BSB) di tahun 2014, menyeret dua nama pejabat di bank pemerintah daerah tersebut.

Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, menetapkan dua orang pejabat BSB terkait dugaan korupsi Kredit Modal Kerja (KMK) BSB senilai Rp 13, 9 miliar, kepada PT GI.

Kedua tersangka itu yaitu AW, yang menjabat sebagai Analisis Kredit Menengah BSB dan AH, pimpinan Divisi Kredit BSB.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Seksi (Kasi) Penegakan Hukum (Pekum) Kejati Sumsel Chandra membenarkan, jika mereka sudah menetapkan tersangka pada hari Senin (26/7/2021).

Dia mengatakan, penetapan dua orang tersangka tersebut, merupakan hasil dari pengembangan kasus sebelumnya.

Yang mana, Kejati Sumsel sudah mempidanakan debitur BSB, yang juga komisaris PT GI, berinisial AJ, dengan vonis pidana penjara selama 8 tahun.

Kedua tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999. Yakni tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Sumsel.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Belum Ditahan

Bank Sumselbabel Bangun Kesejahteraan Daerah Secara Merat
Perbesar
Bank Sumselbabel konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik di bidang perbankan untuk para nasabah dan daerahnya (Liputan6.com / Nefri Inge)

Yang mana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

“Kedua tersangka belum ditahan, karena masih pandemi Covid-19 dan juta kondisi kesehatan mereka lagi drop. Kita masih memeriksa para saksi kembali,” ujarnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya