Angin Kencang Terjang Serdang Bedagai Sumut, Rusak Puluhan Rumah Warga

Oleh Reza Efendi pada 23 Jul 2021, 09:31 WIB
Diperbarui 23 Jul 2021, 09:31 WIB
Rumah Rusak di Serdang Bedagai
Perbesar
Angin kencang rusak rumah warga di Serdang Bedagai, Sumut (BNPB Indonesia)

Liputan6.com, Serdang Bedagai Hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut). Fenomena cuaca ini terjadi pada Kamis, 22 Juli 2021, sekitar pukul 13.30 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Serdang Bedagai melakukan pendataan pascaterjadinya peristiwa tersebut. Masyarakat di 5 kecamatan dilaporkan merasakan angin kencang tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari melaporkan, data sementara yang dihimpun BPBD, sebanyak 53 kepala keluarga terdampak.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sedangkan kerugian material, sebanyak 53 unit rumah dan 3 fasilitas umum terdampak. BPBD setempat masih melakukan verifikasi tingkat kerusakan infrastruktur di lapangan.

"Lima kecamatan terdampak angin kencang yaitu Kecamatan Tebing Tinggi, Sipispis, Serbajadi, Dolok Masihul, dan Pegajahan," kata Abdul, Jumat (23/7/2021).

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Mendirikan Posko

Ilustrasi – hujan lebat disertai angin kencang rawan terjadi pada musim pancaroba. (Liputan6.com/Muhamad Ridlo)
Perbesar
Ilustrasi – hujan lebat disertai angin kencang rawan terjadi pada musim pancaroba. (Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Merespons kejadian ini, BPBD Kabupaten Serdang Bedagai dan instansi terkait segera mendirikan pos komando (posko) untuk melakukan upaya penanganan darurat yang terpadu dan terkoordinasi.

"Otoritas penanggulangan bencana setempat sedang mempersiapkan surat keputusan kepala daerah untuk penetapan status darurat bencana," terang Abdul.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan peringatan dini cuaca Sumut dengan potensi hujan yang dapat disertai angin kencang.

Sedangkan pantauan pada hari ini, wilayah Sumut tidak berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Masyarakat tetap diimbau untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi yang berpotensi terjadi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Analisis inaRISK

Ilustrasi – Penampakan awan (diduga) Comulonimbus di Cingebul Kecamatan Lumbir, sebelum hujan lebat disertai angin kencang. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)
Perbesar
Ilustrasi (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Diungkapkan Abdul, dilihat dari analisis inaRISK, Kabupaten Serdang Bedagai termasuk wilayah dengan potensi bahaya cuaca ekstrem sedang hingga tinggi. Kabupaten dengan jumlah populasi 614.618 jiwa ini juga berpotensi terhadap potensi banjir dan tanah longsor.

"Kategorinya sedang hingga tinggi. Sebanyak 17 kecamatan berada pada potensi bahaya banjir, sedangkan 6 berpotensi tanah longsor," tandasnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya