Pimpinan Redaksi Media Online di Gorontalo Dibacok Orang Tak Dikenal

Oleh Arfandi Ibrahim pada 25 Jun 2021, 20:56 WIB
Diperbarui 25 Jun 2021, 21:06 WIB
JR kini dirawat di Rumah Sakit Aloe Saboe, Kota Gorontalo (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Perbesar
JR kini dirawat di Rumah Sakit Aloe Saboe, Kota Gorontalo (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Gorontalo - Kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi di Tanah Serambi Madinah. Kali ini, salah satu pimpinan redaksi media online di Gorontalo, JR menjadi korban pembacokan oleh orang tidak dikenal (OTK), Jumat 25 Juni 2021 sore.

Informasi yang dirangkum Liputan6.com, peristiwa itu bermula ketika korban bersama istrinya hendak menuju ke Pusat Kota Gorontalo. Rencananya, JR pergi mememani istrinya ke dokter dengan mengendarai sepeda motor.

Sebelum turun dari rumah, ia tidak merasakan firasat apa-apa. Ia mengaku hanya sempat melihat orang yang membuntutinya dari belakang saat keluar dari rumah.

Dengan sepeda motor, pelaku terus membuntuti JR bersama Istrinya. Lantas ia pun curiga, sebab pelaku terus berada di belakang mereka dengan gerak-gerik mencurigakan.

Tiba-tiba, saat berada di Jalan Raja Eyato, Kota Gorontalo, pelaku yang berboncengan itu menyalip kendaraan korban. Saat itu pula, pelaku langsung melayangkan tebasan parang ke arah JR bersama istri.

Kejadian berlangsung singkat, JR kemudian terkena bacokan di bagian lengan kanan, sementara pelaku langsung kabur melarikan diri. Istrinya kala itu tidak bisa berbuat banyak dan hanya berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

Saat ini JR sedang dirawat secara intensif di Rumah Sakit Aloe Saboe, Kota Gorontalo. Kondisinya sangat lemas, luka yang dideritanya banyak mengeluarkan darah.

 

Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Sementara Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto, mengatakan, saat ini terduga pelaku sudah diketahui identitasnya. Sesuai perintah Kapolda Gorontalo, mereka akan membentuk tim untuk mengusut tuntas kasus ini.

"Tim Polres Gorontalo Kota sedang melakukan pengejaran," kata Irawanto.

"Atas kejadian ini kami diminta oleh Kapolda Gorontalo untuk membentuk tim untuk menangani kasus pembacokan wartawan," ia menandaskan.

Simak juga video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓