Mengaku Dapat Bisikan Tuhan, Pria di Kebumen Bacok Tetangganya

Oleh Rudal Afgani Dirgantara pada 25 Jun 2021, 04:16 WIB
Diperbarui 25 Jun 2021, 04:25 WIB
Seorang pria di Gombong, Kebumen, membacok tetangga korban karena mengaku mendapat bisikan Tuhan untuk menghabisi nyawa korban. (Foto: Liputan6.com/Humas Polres Kebumen)
Perbesar
Seorang pria di Gombong, Kebumen, membacok tetangga korban karena mengaku mendapat bisikan Tuhan untuk menghabisi nyawa korban. (Foto: Liputan6.com/Humas Polres Kebumen)

Liputan6.com, Kebumen - Seorang pria inisial SU (57) warga Desa Semanding Kecamatan Gombong mengamuk dan membacok tetangga menggunakan sebilah sabit. Belakangan, diduga SU mengalami gangguan jiwa.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Iptu Tugiman, akibatnya korban, Poniman (69) mengalami luka robek pada bagian kepala, lengan kanan dan perut.

"Kejadian sekitar pukul 8 pagi tadi. Setelah kita mendapatkan informasi, Polsek langsung datang ke lokasi dan mengamankan orang yang mengamuk tersebut," jelas Iptu Tugiman, Kamis (24/6).

Saat dimintai keterangan di Polsek Gombong, SU melakukan penganiayaan karena bisikan Tuhan untuk menghabisi nyawa korban.

Keterangan sejumlah tetangga, SU sering ngomong sendiri, tanda-tanda mengarah sakit gangguan jiwa.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Raja Dangdut Rhoma Irama

Seorang pria di Gombong, Kebumen, membacok tetangga korban karena mengaku mendapat bisikan Tuhan untuk menghabisi nyawa korban. (Foto: Liputan6.com/Humas Polres Kebumen)
Perbesar
Seorang pria di Gombong, Kebumen, membacok tetangga korban karena mengaku mendapat bisikan Tuhan untuk menghabisi nyawa korban. (Foto: Liputan6.com/Humas Polres Kebumen)

Pernah ia sepanjang jalan ngomong sendiri jika Bang Haji Roma Irama Raja Dangdut akan datang ke desanya dan memberikan bantuan.

"Keterangan tetangga, pelaku sering ngromed. Pernah ngomong sendiri, Bang Haji Roma Irama mau datang, Pak Presiden mau datang memberikan bantuan," ucap dia.

"Selanjutnya informasi tetangga, pelaku sering ngamuk juga. Dugaan warga, yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa," jelas AKP Willy Budiyanto Kapolsek Gombong.

Setelah diamankan di Polsek, selanjutnya SU dibawa ke Puskesmas Karanganyar untuk diobati karena ada dugaan gangguan Kejiwaan tersebut.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya