Klaster Tempat Kerja Kepulauan Sangihe Picu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sulut

Oleh Yoseph Ikanubun pada 24 Jun 2021, 22:00 WIB
Diperbarui 24 Jun 2021, 22:00 WIB
Ilustrasi vaksin corona, vaksin covid-19
Perbesar
Ilustrasi vaksin corona, vaksin covid-19. Kredit: fernando zhiminaicela via Pixabay

Liputan6.com, Manado - Setelah sempat melandai dalam beberapa hari, jumlah kasus baru positif Covid-19 di Sulut kembali bertambah. Pemicunya adalah adanya klaster tempat kerja di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

"Ada penambahan 39 kasus baru pada hari ini, semuanya berasal dari Kabupaten Kepulauan Sangiihe," ungkap Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, Selasa (22/6/2021).

Dandel mengatakan, penambahan kasus di daerah Kepulauan Sangihe ini mengindikasikan adanya transimisi atau penjangkitan penyakit dapat terjadi secara diam-diam. Apabila sistem surveilans tidak bergerak cepat maka kemungkinan merebaknya kasus ke lokasi yang lebih terpencil lagi.

"Pembelajaran dari klaster ini bagi kita semua adalah jangan lengah, protokol kesehatan sudah harus menjadi bagian dari gaya hidup kita, walaupun kondisi kasusnya lagi melandai," ujar Dandel.

Dengan penambahan 39 kasus baru itu, jumlah akumulasi positif Covid-19 di Sulut sebanyak 15.990 orang. Sedangkan angka kesembuhan bertambah 16 orang, sehingga akumulasinya menjadi 15.211 orang.

"Ada penambahan satu kasus meninggal dunia, jumlah akumulasi pasien Covid-19 di Sulut yang meninggal dunia menjadi 552 orang," ujar Dandel.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak juga video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓