Layanan Vaksin Covid-19 ke Rumah Percepat Pencapaian Target Vaksinasi Jokowi

Oleh Yandhi Deslatama pada 19 Jun 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 19 Jun 2021, 11:00 WIB
Presiden Jokowi Jalani Vaksinasi COVID-19 Dosis Kedua
Perbesar
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjalani penapisan kesehatan saat mengikuti vaksinasi COVID-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/1/2021). Suntikkan pertama untuk mengenalkan vaksin dan kandungan di dalamnya kepada sistem kekebalan tubuh. (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Serang - Bagi masyarakat yang berusia lanjut, tenaga pendidik, hingga warga yang bekerja di layanan publik, bisa menghubungi call center 110 yang dimiliki Polda Banten, untuk mendapatkan layanan vaksinasi secara gratis di rumah masing-masing.

Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto berharap, dengan layanan jemput bola vaksinasi bagi masyarakat, bisa mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap Covid-19.

"Program Go-vaksin sebagai layanan vaksinasi langsung ke rumah-rumah, vaksin dijajapekeun ka bumi, bagi warga berusia di atas 50 tahun. Layanan jemput bola ini juga diperuntukkan bagi mereka yang berprofesi pendidik dan pelayanan publik. Mereka boleh aktif meminta vaksinasi lewat nomor telepon gratis 110," kata Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto, melalui rilis resminya, Rabu (16/06/2021).

Menurut Jokowi, saat ini vaksinasi per harinya baru mencapai sekitar 500 ribu. Presiden menargetkan pada bulan Juli mendatang, vaksinasi covid-19 bisa menyasar 1 juta penduduk setiap harinya, untuk menciptakan herd immunity.

"Tentunya kami berharap target nasional vaksinasi bagi warga dapat tercapai lebih cepat, kekebalan setiap warga terhadap covid-19 lebih cepat meningkat," terangnya.

 

129 Ribu Dosis

Vaksinasi dari rumah ke rumah dilakukan bersama TNI dan tenaga kesehatan (nakes). Polda Banten telah menerima 129.798 dosis vaksin covid-19 yang bisa digunakan untuk masyarakat.

Vaksinasi dilakukan sebanyak dua kali, dengan jangka waktu penyuntikan selama dua pekan. Meski telah divaksin dua kali, masyarakat tetap harus menerapkan prokes, seperti memakai masker, menjaga jarak, melakukan pola hidup bersih dan sehat.

"Tetap harus gunakan masker, rajin cuci tangan, asupan makanan bergizi dan jaga jarak perorangan, agar tidak menciptakan kerumunan manusia," jelasnya.

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓