Gempa M 6,1 Guncang Maluku Tengah, BMKG Minta Warga Jauhi Pantai dan Pergi ke Tempat Tinggi

Oleh Abdul Karim pada 16 Jun 2021, 14:08 WIB
Diperbarui 17 Jun 2021, 09:58 WIB
Gempa maluku tengah
Perbesar
Usaui gempa Magnitudo 6,1 Maluku Tengah, BMKG meminta warga untuk menjauhi pantai dan segera menuju tempat tinggi. (Liputan6.com Abdul Karim)

Liputan6.com, Maluku - Gempa bumi Magnitudo 6,1 mengguncang tenggara Maluku Tengah, Rabu (16/6/2021), pukul 11.43 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut pusat gempa berada di 67 kilometer tenggara Maluku Utara dengan kedalaman 10 kilometer.

Lokasi gempa berada di koordinat 3.39 LS, 129.56 BT (67 km Tenggara Maluku Tengah), dengan kedalaman 10 Km.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Imbauan Jauhi Pantai

Meski tidak berpotensi tsunami, BMKG Stasiun Ambon mengimbau warga di sepanjang Pantai Japutih sampai Pantai Apiahu Kabupaten Maluku Tengah untuk waspada.

"Waspada gempa susulan dan potensi tsunami akibat longsor ke/di bawah laut, bagi masyarakat di sepanjang Pantai Japutih sampai Pantai Apiahu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Seram, Maluku," tulis BMKG Ambon di akun media sosialnya.

BMKG juga meminta warga untuk menjauhi pantai dan segera menuju tempat tinggi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Antisipasi Gempa

Antisipasi Gempa BumiIni yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓