TMMD ke-111 Bangun Jembatan di Desa Terpencil di Karangasem Bali

Oleh Dewi Divianta pada 18 Jun 2021, 02:30 WIB
Diperbarui 18 Jun 2021, 02:30 WIB
TMMD ke-111 Bangun Jembatan di Desa Terpencil di Karangasem Bali
Perbesar
Pembangunan jembatan dalam program TMMD ke-111 di Karangasem Bali, yang menghubungkan dua desa terpencil (Liputan6.com / Dewi Divianta)

Liputan6.com, Denpasar - Pembukaan Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 1623/Karangasem tahun anggaran 2021, digelar di Desa Adat Bukit Galah Banjar Sogra Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem Bali.

Kegiatan yang digelar pada hari Selasa (15/6/2021) tersebut, mengusung tema 'TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri'.

Wakil Bupati (Wabup) Karangasem I Wayan Artha Dipa mengatakan, program TMMD ke-111 bekerja sama dengan komponen masyarakat.

Dengan tujuan membangun wilayah pulau terluar, terpencil dan terisolir, agar memajukan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di wilayah.

"Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan TMMD ke-111 oleh Kodim Karangasem. Ada selain kegiatan nonfisik dari TMMD. Dan kegiatan fisik yang sangat membantu masyarakat di Bukit Galah,” katanya.

Dia mengatakan, selama ini akses jalan di Bukit Galah cukup sulit. Sehingga pembangunan jembatan tersebut, sangat penting menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar.

 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Progam Satu Bulan

TMMD ke-111 Bangun Jembatan di Desa Terpencil di Karangasem Bali
Perbesar
Para anggota Kodim 1623/Karangasem membangun daerah terpencil di Kabupaten Karangasem Bali (Liputan6.com / Dewi Divianta)

Dandim Karangasem Letkol Inf Bima Santosa yang juga Dansatgas TMMD ke-111 mengatakan, kegiatan merupakan program TNI AD bidang Operasi Bakti TNI, yang dilaksanakan di setiap komando kewilayahan, di antaranya di wilayah teritorialnya.

Sasaran TMMD ke-111 tersebut, meliputi sasaran fisik pembangunan jembatan sepanjang 15 meter dan lebar 5 meter. Lalu, pembuatan bak penampungan air dan pembuatan 2 unit cekdam.

"Pembangunan jembatan akan dilaksanakan selama satu bulan, dari tanggal 15 Juni 2021, sampai dengan 14 Juli 2021," katanya.

Dandim menyebut, ada kegiatan non fisik yang juga digelar. Seperti ceramah wawasan kebangsaan dan penyuluhan hukum.

Ada juga penyuluhan kesehatan, penyuluhan pertanian, sosialisasi proses penerimaan Prajurit TNI, penyuluhan bahaya terorisme dan penyuluhan kebencanaan.

“Anggaran TMMD ke-111 ini, sebesar Rp1.337.000.000 dan melibatkan 150 orang personel," ujarnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Hubungkan Dua Desa

TMMD ke-111 Bangun Jembatan di Desa Terpencil di Karangasem Bali
Perbesar
Kondisi jembatan penghubung dua desa di Kabupaten Karangasem Bali, sebelum tersentuh program TMMD ke-111 (Liputan6.com / Dewi Divianta)

Bendahara Desa (Bendesa) Adat Bukit Galah Putu Suyasa, yang juga tokoh masyarakat setempat, mengucapkan terima kasih atas terealisasinya program TMMD ke-111 di desanya.

Menurutnya, kegiatan TMMD ke-111 dinilai sangat bermanfaat. Karena pembangunan jembatan, merupakan akses menghubungkan dua desa. Yaitu Desa Sebudi Kecamatan Selat dengan Desa Jungutan Kecamatan Bebandem.

"Jembatan dengan jalan yang sudah ada, merupakan fasilitas penghubung bagi kami dari dua desa dari dua kecamatan. Peningkatan perekonomian penjualan hasil pertanian atau perkebunan dan juga pendidikan, karena menjadi akses jalan ke sekolah terdekat,” katanya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓