Masjid Babah Alun Desari, Destinasi Wisata Religi Bernuansa Tiongkok

Oleh Erik Erfinanto pada 11 Jun 2021, 19:00 WIB
Diperbarui 11 Jun 2021, 19:00 WIB
Masjid Babah Alun Desari, Destinasi Religi Baru di Jakarta Selatan
Perbesar
Pengunjung datang ke Masjid Babah Alun Desar ini umumnya karena tertarik melihat bentuknya yang unik.

Liputan6.com, Jakarta - Bila Anda melintas dari Jakarta menuju Depok via Tol Depok-Antasari, di sisi kiri akan terlihat jelas sebuah masjid dengan bentuk yang cukup menyita perhatian. Masjid dengan corak arsitektur Tiongkok ini bernama Masjid Babah Alun Desari.

Masjid Babah Alun Desari masuk ke dalam wilayah administrasi Jakarta Selatan, tepatnya di Kecamatan Cilandak. Lokasinya yang tepat di bibir jalan, membuat masjid ini kerap dijadikan tempat beristirahat bagi pengendara.

Pengunjung datang ke Masjid Babah Alun Desar ini umumnya karena tertarik melihat bentuknya yang unik. Daya tarik itu yang membuat masjid ini selalu ramai disinggahi, khususnya pada hari Jumat. Sekalian beristirahat sambil menunaikan ibadah salat Jumat.

Sebagai daya tarik yang punya corak religi, masjid ini terbilang berusia cukup muda. Baru diresmikan pada Agustus 2020, bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah. Masjid ini dibangun oleh Muhammad Jusuf Hamka, seorang pengusaha pemilik Tol Desar.

Masjid dengan warna mencolok ini memang dibangun untuk menjadi tempat atraksi religi baru di kawasan Jakarta Selatan.

Masjid Babah Alun Desari dibangun di atas lahan seluas 450 meter persegi. Area yang cukup luas itu menampung tiga bangunan utama, yaitu bangunan masjid, pojok halal dan gedung serbaguna.

Pojok halal ini merupakan minimarket yang menyediakan produk-produk halal seperti makanan dan minuman. Dengan harga terjangkau, jangan khawatir untuk datang ke tempat ini. Anda bisa santai-santai sambil jajan di tempat yang terjamin kehalalannya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya