Fenomena Langka, 2 Jenis Bunga Raflesia Mekar Bersamaan di Hutan Bengkulu

Oleh Liputan6.com pada 11 Jun 2021, 06:00 WIB
Diperbarui 11 Jun 2021, 08:38 WIB
Agam, Surga Bagi Si Langka Raflesia Arnoldi
Perbesar
Bunga raflesia. (Liputan6.com/ Novia Harlina)

Simak juga video pilihan berikut ini:

Fenomena langka terjadi di Bengkulu. Dua jenis bunga Rafflesia sp, yaitu Rafflesia arnoldii dan Rafflesia kemumu mekar bersamaa di dua lokasi di Provinsi Bengkulu. Satu di Kecamatan Kemumu, Kabupaten Bengkulu Utara, dan satu lainnya mekar di Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah.

"Saat ini ada dua bunga rafflesia yang mekar di dua kabupaten di Bengkulu dan keunikan bunga ini masih dapat dinikmati hingga beberapa hari ke depan," kata Koordinator Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu, Sofian, Kamis, (10/6/2021).

Sofyan mengatakan lokasi bunga langka dilindungi Rafflesia kemumu terletak di kawasan hutan lindung Boven Lais Palak Siring, Kabupaten Bengkulu Utara sedangkan Rafflesia arnoldii mekar di Kawasan Hutan Lindung Rindu Hati, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Pengurus KPPL Bengkulu Utara, Dani Umbara menyebutkan jarak dari depan gerbang masuk objek wisata Palak Siring ke lokasi mekarnya bunga rafflesia dapat dijangkau dengan berjalan kaki sekira 30 menit.

"Di kawasan wisata Kemumu sudah banyak bunga rafflesia yang mekar bergantian karena ada beberapa titik habitat, termasuk yang sedang mekar saat ini jenis Rafflesia kemumu," katanya.

Ia menyarankan bagi masyarakat yang ingin berkunjung dan melihat langsung mekarnya bunga rafflesia bisa datang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menggunakan masker dan selalu mencuci tangan.

Selain itu pengunjung juga diimbau untuk memakai pakaian outdoor seperti ingin mendaki atau hiking, sebab banyak pengunjung yang salah kostum saat datang ke lokasi.

Pihaknya berharap agar habitat bunga Rafflesia lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat sebab saat ini kondisi hutan habitat bunga rafflesia sangat memprihatinkan.

"Kondisi huta habitat rafflesia sebagai ikon Bengkulu saat ini sangat memprihatinkan karena itu semua pihak perlu memberikan perhatian dan perlindungan," kata Dani Umbara.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya