Kasus Covid-19 Melonjak di NTT, Polisi Perketat Akses Keluar Masuk

Oleh Dionisius Wilibardus pada 10 Jun 2021, 03:00 WIB
Diperbarui 10 Jun 2021, 03:00 WIB
Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H.M.,Hum. (Foto Dok. Humas Polda NTT)
Perbesar
Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H.M.,Hum. (Foto Dok. Humas Polda NTT)

 

Liputan6.com, Kupang - Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat penambahan total kasus Covid-19 di NTT menjadi 16.877 orang. Dengan rincian saat ini 523 orang yang positif Covid-19, 15.785 orang sembuh, dan 466 orang meninggal dunia.

Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif memerintahkan jajarannya di 22 kabupaten dan kota untuk memperketat jalur keluar masuk NTT, termasuk juga pengetatan pelaksanaan protokol kesehatan Covid -19.

Dengan penambahan kasus Covid-19 tersebut, kata Lotharia, jajarannya diminta untuk melakukan pengawasan kegiatan masyarakat sesuai protokol kesehatan 5M dan melaksanakan 3T, serta menggelar vaksinasi Covid-19 secara masif.

“Laksanakan secara humanis dan persuasif tapi bila tetap melanggar tindak tegas sesuai aturan karena wilayah NTT ini juga masih melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Indonesia," kata Lotharia.

Dirinya juga sudah mengarahkan para kapolres bersama Satgas Covid-19 untuk tidak ragu-ragu menutup tempat-tempat yang rawan kerumunan apabila ditemukan pelanggaran protokol kesehatan.

"Mari menjaga NTT agar tidak masuk daerah yang tinggi dalam penyebaran Covid-19. Bupati dan wali kota agar benar-benar peduli terhadap hal ini karena keselamatan rakyat adalah segala-galanya,” pungkasnya.

Simak Juga Video Pilihan Berukut:

Lanjutkan Membaca ↓