Aksi Ancam Mogok Kerja Tenaga Kesehatan RSU Permata Bunda Medan Tuntut Bayar Gaji

Oleh Reza Efendi pada 08 Jun 2021, 15:25 WIB
Diperbarui 08 Jun 2021, 15:25 WIB
Nakes RSU Permata Bunda
Perbesar
Tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Umum (RSU) Permata Bunda, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi ancam mogok kerja

Liputan6.com, Medan Para tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Umum (RSU) Permata Bunda, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi ancam mogok kerja. Nakes menuntut pihak manajemen rumah sakit segera membayar gaji mereka 2 bulan.

Aksi digelar oleh puluhan nakes di halaman RSU Permata Bunda, Jalan Sisingamangaraja pada Senin, 7 Juni 2021. Informasi diperoleh, gaji para nakes tersebut yang belum dibayarkan untuk bulan April dan Mei 2021.

"Sudah dua bulan gaji kami belum dibayarkan, mulai April dan Mei, sekarang sudah masuk bulan Juni," kata perwakilan nakes, Suhendri.

Puluhan nakes tersebut juga menuntut pihak manajemen RSU Permata Bunda segera membayar iuran BPJS Kesehatan selama 8 bulan, serta Jamsostek selama 9 bulan, yang setiap bulan dipotong dari gaji mereka.

Akibat belum dibayarkannya iuran tersebut, para nakes mengaku tidak dapat berobat ke rumah sakit. Mereka menyayangkan, hingga saat ini belum ada upaya penyelesaian dari pihak manajemen rumah sakit.

"Ini persoalan dialami hampir seluruh tenaga kesehatan, dan itu sudah terjadi sejak pertengahan tahun lalu," sebut Suhendri.

Diterangkan Suhendri, pihak manajemen RSU Permata Bunda selalu berdalih di balik pandemi Covid-19. Menurutnya, alasan itu tidak masuk akal, karena apa yang dialami para nakes telah terjadi sejak 2017 silam.

"Enggak masuk akal, lah. Gini-gini terus sejak 2017," ujarnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pendapatan Merosot Selama Pandemi

Nakes RSU Permata Bunda
Perbesar
Akibat belum dibayarkannya iuran tersebut, para nakes mengaku tidak dapat berobat ke rumah sakit

Humas RSU Permata Bunda, Helmi S Putra menyebut, pandemi Covid-19 menjadi penyebab utama merosotnya pendapatan rumah sakit. Helmi tak menampik rumah sakti tidak memiliki uang untuk membayar semua tunggakan gaji, iuran BPJS, dan Jamsostek para nakes.

"Iya, belum kita bayar. Selama pandemi ini cash flow kita terganggu, dan kita sedang berupaya menyelesaikan. Manajemen berupaya secepatnya," Helmi menandaskan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓