Nasib 2 Bocah SD Pencuri Motor karena Ingin Terlihat Keren di Semarang

Oleh Liputan6.com pada 07 Jun 2021, 07:00 WIB
Diperbarui 07 Jun 2021, 07:00 WIB
Ilustrasi Pengadilan
Perbesar
Ilustrasi Pengadilan. (Freepik/Jcomp)

Liputan6.com, Semarang - Polisi melakukan upaya penyelesaian kasus dugaan pencurian sepeda motor yang dilakukan dua bocah di bawah umur di Kota Semarang, Jawa Tengah, melalui upaya 'restorative justice' atau keadilan restoratif

"Kasusnya sudah ditutup melalui 'restorative justice'," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, Minggu (6/6/2021).

Menurut dia, kedua tersangka berinisial NDW (14) dan SR (12) yang didampingi orangtuanya sudah dipertemukan dengan korban di Mapolsek Semarang Barat.

Dalam pertemuan itu, kata dia, disepakati jika korban tidak akan menuntut secara hukum dan memaafkan kedua tersangka. Adapun kedua pelaku juga sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa.

Pencurian sepeda motor dua bocah SD tersebut terjadi pada 30 Mei 2021 di Barbershop Dapper yang berlokasi di Jalan Kenconowungu Tengah, Semarang Barat. Kedua pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik sepeda motor saat berada di tempat itu.

Pencurian itu sendiri terungkap ketika ada warga yang mengenali sepeda motor curian itu saat dikendarai oleh pelaku di jalan. Saat tertangkap, di hadapan warga kedua bocah SD tersebut mencuri sepeda motor karena ingin terlihat keren.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓