Banjir Melanda Jok Tanjung Aceh, Armed TNI Diterjunkan

Oleh Rino Abonita pada 06 Jun 2021, 23:54 WIB
Diperbarui 06 Jun 2021, 23:54 WIB
Penampakan banjir di Padang Tiji, Aceh (Liputan6.com/Ist)
Perbesar
Penampakan banjir di Padang Tiji, Aceh (Liputan6.com/Ist)

Liputan6.com, Aceh - Banjir akibat sungai yang meluap setelah hujan deras melanda Desa Jok Tanjung, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Aceh, pada Jumat (4/6/2021), telah menyebabkan sejumlah warga mengungsi.

Otoritas setempat memperingatkan agar warga waspada karena hujan diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa hari ini.

Staf Pusat Data dan Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh, Haslinda Juwita, dalam keterangannya, mengatakan bahwa air belum surut hingga Sabtu (5/6/2021). Hujan deras dilaporkan mulai mengguyur daerah itu menjelang sore dan menyebabkan sungai Seulasak meluap dengan ketinggian mencapai 1 meter di sejumlah titik dan menyebabkan banjir.

"BPBD Kabupaten Pidie turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan," terang Haslinda, Sabtu malam, 5 Juni 2021.

Untuk saat ini, otoritas kebencanaan di Kabupaten Pidie belum merilis data jumlah korban serta material yang terdampak akibat banjir tersebut.

Informasi yang didapat, pihak kecamatan telah menyiapkan tenda darurat serta dapur umum untuk menampung kebutuhan warga yang mengungsi.

Setidaknya, 30 unit rumah terendam dan sejumlah warga sempat terjebak di dalam rumah sebelum dievakuasi ke titik pengungian yang sementara waktu masih memanfaatkan masjid. Dilaporkan juga bahwa kendaraan militer berjenis artileri medan (armed) diturunkan ke lokasi untuk mengevakuasi warga. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya