Pembangunan Akses Tol ke Bandara Kertajati Sudah 66 Persen

Oleh Panji Prayitno pada 04 Jun 2021, 16:00 WIB
Diperbarui 04 Jun 2021, 16:00 WIB
Pembangunan Akses Tol ke Bandara Kertajati Sudah 66 Persen
Perbesar
Suasana pengerjaan proyek akses Tol Cipali Bandara Kertajati ditarget beroperasi November 2021. Foto (Istimewa)

Liputan6.com, Cirebon - Upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Pantura Jawa Barat melalui pembangunan akses Tol Cipali ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka masih berlangsung.

Direktur Operasi Astra Tol Cipali Agung Prasetyo mengatakan, saat ini progres pembangunan jalan tol akses BIJB Kertajati melalui Tol Cipali sudah 66 persen.

Dia memastikan target operasi akses tol Cipali - Kertajati bisa beroperasi pada November 2021. Agung menyebutkan, saat ini manajemen Astra Tol Cipali sudah menyelesaikan pekerjaan struktur pondasi.

"Setelah itu akan dilanjutkan dengan pekerjaan penimbunan untuk pavement rigid. Jika selesai tepat waktu maka ini merupakan salah satu peningkatan layanan konstruksi yang kami lakukan kepada pengguna jalan," kata Agung, Rabu (2/6/2021).

Menurut dia, pembangunan jalan tol Cipali ke BIJB Kertajati Majalengka akan mempermudah konektivitas dan pengiriman logistik yang ada di wilayah sekitar.

Proyek ini, kata dia, diyakini dapat menunjang proyek Segitiga Rebana yang diinisiasi oleh Pemprov Jawa Barat. Menurutnya, proyek Tol Cipali - Kertajati tersebut akan membuka potensi ekonomi di wilayah Kertajati.

"Jadi tidak hanya memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan tapi juga membuka peluang ekonomi baru," ujar dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Segitiga Rebana

Pembangunan Akses Tol ke Bandara Kertajati Sudah 66 Persen
Perbesar
Bandara Kertajati. (Dok. Kemenag)

Menurut Agung, pengerjaan akses tol tersebut termasuk cepat. Namun tetap memperhatikan kualitas infrastruktur jalan.

Selain membuka potensi ekonomi, akses jalan tol Cipali menuju Bandara Kertajati tersebut akan memudahkan masyarakat mengakses bandara. Bilamana kedepan ada agenda dibukanya embarkasi jamaah haji di bandara terbesar di Jawa Barat tersebut, maka akses jalan tol bisa digunakan.

"Kami dukung pemerintah untuk memperlancar jamaah haji, bilamana memang sudah dibuka," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tengah berencana untuk mengembangkan 13 kota baru di kawasan Cirebon, Patimban dan Kertajati (Rebana).

Kehadiran kawasan metropolitan tersebut diharapkan dapat turut mendongkrak arus transportasi di Jawa Barat, termasuk di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, di metropolitan Rebana saat ini telah hadir beberapa akses penyambung. Seperti jalur kereta api di sisi utara dan selatan, hingga jalan Tol Trans Jawa dalam beberapa ruas.

Jika satu ruas tol tambahan dari Bandara Kertajati sepanjang 3,35 km menuju Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) dan Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) selesai dibangun, Kang Emil berharap lapangan udara tersebut dapat menjadi yang paling ramai di Jawa Barat.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan berikut ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya