Hipotermia, Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang Meninggal

Oleh Rudal Afgani Dirgantara pada 25 Mei 2021, 00:30 WIB
Diperbarui 25 Mei 2021, 00:30 WIB
Pendaki Gunung Slamet meninggal dunia diduga terserang hipotermia, di Pos 5 Purbalingga. (Foto: Liputan6.com/Istimewa)
Perbesar
Pendaki Gunung Slamet meninggal dunia diduga terserang hipotermia, di Pos 5 Purbalingga. (Foto: Liputan6.com/Istimewa)

Liputan6.com, Purbalingga - Seorang pendaki dilaporkan tewas saat mendaki Gunung Slamet (3.428 Mdpl) melalui jalur pendakian Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Senin (24/5/2021).

"Korban masih di Puskesmas Karangreja. Hasil pemeriksaan dokter (penyebab kematian) hipotermia," ujar Kapolsek Karangreja, Iptu Catur Subagyo, ketika dihubungi melalui WA, Senin sore (24/5/2021).

Data dari BPBD Kabupaten Purbalingga menyebut, pendaki tersebut bernama Sumardi (47), warga Desa Giyanti, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang.

Korban mendaftar di sekretariat pos pendakian dan mendaki pada hari Sabtu (22/5/2021). Pada Senin (24/5/2021) pukul 09.30 WIB rekan sesama pendaki melaporkan Sumardi meninggal dunia di pos 5 (sekitar 2.795 Mdpl).

"Tim SAR dan Tim Evakuasi melaksanakan penjemputan jenazah di lokasi, diperkirakan sekitar pukul 14.30 WIB jenazah sampai di posko pendakian dusun Bambangan," kata Mohamad Umar Faozi, Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Video Pilihan Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓