Geger Malam Takbir Idul Fitri, Petasan Lontar Picu Kebakaran di Bantul

Oleh Hendro pada 13 Mei 2021, 04:30 WIB
Diperbarui 13 Mei 2021, 04:30 WIB
Malam takbir, dua bangunan terbakar di Bantul Yogyakarta
Perbesar
Dalam satu malam dua rumah di Kabupaten Bantul terbakar di dua lokasi yang berbeda. Lontaran petasan dan lupa saat memasak ketupat menjadi penyebab kebakaran tersebut.

Liputan6.com, Gunungkidul - Dalam satu malam dua rumah di Kabupaten Bantul terbakar di dua lokasi yang berbeda. Lontaran petasan dan lupa saat memasak ketupat menjadi penyebab kebakaran tersebut.

Kejadian kebakaran pertama di Padukuhan Kemusuk Kidul, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Bantul sekitar pukul 20:00 WIB. Saksi mata, Ngadiyono mengatakan saat kejadian dia tidak berada jauh dari lokasi dan melihat asap tebal keluar dari dapur Ibu Ngatirah.

“Saat itu saya melihat dari kejauhan ada kepulan asap dari dapur bu Ngatirah, kemudian saya minta tolong kewarga lain membantu memadamkan api," kata Ngadiyono.

Menurut keterangan, Bu Ngatirah, si pemilk rumah, sekitar pukul 19:15 WIB dia sedang memasak ketupat untuk lebaran dengan tungku kayu. Setelah habis memasak, Ibu Ngatirah langsung tidur dan diperkirakan api belum mati sepenuhnya dan masih menyala. 

“Mungkin masih menyala dan menyambar tumpukan kayu  kemudian membakar dapur itu, maklum Bu Ngatirah kan hidup sendiri dirumah itu," Ngadiyono bercerita. 

Api dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran setelah dua jam tiba dilokasi. Meski tak ada korban jiwa, namun api menghanguskan seluruh isi dapur hingga perabotan dan kerugian ditafsir sekitar 3.000.000 rupiah.

2 dari 3 halaman

Lontaran Petasan

Malam takbir, dua bangunan terbakar di Bantul Yogyakarta
Perbesar
Dalam satu malam dua rumah di Kabupaten Bantul terbakar di dua lokasi yang berbeda. Lontaran petasan dan lupa saat memasak ketupat menjadi penyebab kebakaran tersebut.

Peristiwa kebakaran kedua terjadi di Padukuhan Mrisi Kalurahan Tirtonirmolo Kapanewon Kasihan Bantul dan hampir bersamaan dengan kejadian di Argomulyo yaitu sekitar pukul 20:00 WIB. Rumah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa terbakar setelah terkena percikan petasan.

Saksi mata di lokasi kejadian, awal kejadian tersebut saat ada anak-anak di sekitar TPS bermain petasan. Petasan yang digunakan adalah petasan lontar, anak anak tersebut mengarahkan lontaran tersebut ke atas dan jatuh di atas Bangunan TPS tersebut.

“Itu kan di bawah pohon bambu, jadi banyak daun kering diatas atap tersebut," kata Saryoto

Menurutnya, setelah lontaran petasan tersebut jatuh di atas atap, tak lama kemudian terlihat ada kobaran api. Meski berusaha dipadamkan warga, namun karena banyak tumpukan daun kering membuat api cepat menyebar dan menghanguskan atap bangunan.

“Sambil berusaha memadamkan kami menghubungi petugas pemadam kebakaran," ujar dia. 

Petugas pemadam kebakaran Bantul yang dipimpin Komandan Regu Tugas Wiwin mengatakan, setelah mendapat laporan, dia membagi delapan personilnya menjadi dua tim untuk memadamkan api di dua lokasi yang berbeda.

“Api sudah padam, dan tidak ada korban jiwa di dua lokasi tersebut," kata Wiwin.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓