Kapten dan 4 ABK India Positif Covid-19 Saat Bersandar di Riau, Terdeteksi Varian Baru?

Oleh M Syukur pada 06 Mei 2021, 01:00 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 01:00 WIB
virus corona covid-19
Perbesar
ilustrasi virus corona covid-19/photo copyright by Shutterstock

Liputan6.com, Dumai - Satgas Covid-19 di Riau menyatakan kapal India yang bersandar di Kota Dumai bukanlah kapal penumpang. Kapal itu bersandar di daerah pelabuhan tersebut untuk mengangkut crude palm oil (CPO) atau minyak mentah sawit.

Juru bicara Satgas Covid-19 Riau dr Indra Yovi menyebut kapal itu bersandar di Kota Dumai pada 27 April 2021. Sesuai prosedur, pemeriksa Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memeriksa kapten dan puluhan anak buah kapal (ABK).

Yovi menyebut kapten kapal WN India terkonfirmasi Covid-19. Kapten yang tak disebutkan namanya itu sudah dibawa ke sebuah rumah sakit untuk dirawat.

"Karena gejalanya sedang menuju berat sehingga harus dirawat," kata Yovi.

Selain kapten, empat ABK juga terkonfirmasi Covid-19. Hanya saja gejalanya sedang sehingga tidak direkomendasikan untuk dirawat di rumah sakit.

"Mereka menjalani isolasi di kapal, dipisah dengan ABK yang negatif," kata Yovi.

Yovi menyebut sampel kapten dan empat ABK itu sudah dikirimkan ke Jakarta. Tujuannya mengetahui apakah virus corona yang menginfeksi kapten dan ABK kapal dari India itu merupakan varian baru.

"Karena di Riau ini kan tidak punya alat mengetahui apakah itu varian baru, masih menunggu hasil," kata Yovi.

Yovi menyebut Satgas Covid-19 di Kota Dumai bersama KKP terus memantau kondisi para ABK itu. Petugas juga mengirimkan obat-obatan agar ABK terkonfirmasi bisa sembuh.

"Tim memakai hazmat masuk ke kapal, kondisinya di kapal tidak seperti biasa tapi ini tugas," sebut Yovi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓