Pemprov Sumut Tak Koordinasikan Lokasi Isolasi WNI, Bobby Nasution Protes Keras Edy Rahmayadi

Oleh Reza Efendi pada 05 Mei 2021, 20:42 WIB
Diperbarui 05 Mei 2021, 20:42 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution
Perbesar
Wali Kota Medan, Bobby Nasution

Liputan6.com, Medan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, melayangkan protes keras kepada Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, yang tidak mengoordinasikan lokasi isolasi atau karantina dalam penanganan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tiba dari luar negeri.

Protes yang dilayangkan suami Kahiyang Ayu itu berkenaan dengan penggunaan lima hotel dan beberapa kantor milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut yang ada di Kota Medan akan dijadikan tempat isolasi terhadap WNI yang tiba di Bandara Kualanamu.

"Ini karantina di Medan dibuat. Memang, WNA (Warga Negara Asing) di Deli Serdang dekat bandara. Untuk di Medan, ada beberapa hotel dan beberapa kantor dinas milik provinsi bukan Medan. Karena ini wilayahnya provinsi, tapi kami meminta agar Medan diberi informasi lebih lanjut," kata Bobby di Balai Kota Medan, Rabu (5/5/2021).

Menurut Bobby, Pemerintah Kota (Pemko) Medan seharusnya dilibatkan lebih jauh terkait masalah ini, agar bisa turut membantu, baik dari sisi personel atau kebutuhan konsumsi WNI yang menjalani isolasi mandiri.

"Seperti keluar hotel, begitu ada keluarganya yang datang. Sementara pasukan di sana tidak paham, harusnya Medan diinformasikan agar penambahan pasukan di sana, apakah dari BPBD, Satpol PP, itu bisa membantu Provinsi Sumut menambah personel, sampai hari ini ada 5 hotel," ungkapnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Minta Diinformasikan

Wali Kota Medan, Bobby Nasution
Perbesar
Bobby saat doorstop di Balai Kota Medan, Rabu (5/5/2021)

Sayangnya, Bobby tidak mengetahui hotel dan kantor dinas mana saja yang akan dijadikan lokasi isolasi. Bobby meminta agar lokasi tersebut diinformasikan untuk memudahkan masyarakat.

"Ini juga saya bilang, masyarakat harus tahu. Agar apa? Agar masyarakat yang menginap di situ terinformasikan, jangan pula dibilang sahur sama-sama berkumpul di situ. Tapi saya tanya kemarin ke provinsi, kita ajukan protokol kesehatan sangat ketat sama provinsi," sebutnya.

Meski belum tahu tempat yang akan dijadikan lokasi isolasi, Bobby telah menjadwalkan untuk melakukan peninjauan.

"Saya sudah tanya kepada provinsi. Kata mereka sudah dilakukan protokol kesehatan yang ketat. Mudah-mudahan kami nanti akan melihat hotel-hotel yang hari ini ada, bagaimana penerapan protokol kesehatannya," Bobby menandaskan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓