Unpad Layani Tes Swab PCR dengan Harga Terjangkau, Berapa?

Oleh Huyogo Simbolon pada 30 Apr 2021, 07:00 WIB
Diperbarui 30 Apr 2021, 07:00 WIB
Tes Swab Massal untuk Melacak Covid-19 di Depok
Perbesar
Ilustrasi tes swab PCR (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Bandung - Universitas Padjadjaran (Unpad) memiliki penambahan fasilitas layanan tes swab PCR beserta laboratorium pemeriksaan sampel PCR. Layanan bertajuk Padjadjaran Swab PCR Test itu diklaim memiliki harga lebih terjangkau.

Direktur Utama Institut Pembangunan Jawa Barat atau Injabar Unpad Keri mengatakan, Padjadjaran Swab PCR Test menyediakan layanan pemeriksaan PCR dengan cepat dan memiliki harga lebih terjangkau dari biaya tes PCR pada umumnya. Ia memastikan, layanan pemeriksaan PCR di Padjadjaran Swab PCR Test akan selesai di hari yang sama atau maksimal 24 jam.

"Kami mencari solusi bagaimana caranya supaya layanan tersebut bisa diberikan secara cepat dan terjangkau. Alhamdulillah ini harganya di bawah Rp 900 ribu," kata Keri dalam keterangan yang dikutip dari laman resmi Unpad, Kamis (29/4/2021).

Guru Besar Fakultas Farmasi Unpad ini menjelaskan, layanan pengambilan sampel PCR ditempatkan di beberapa titik, yaitu Klinik Kesehatan Unpad di Bandung, Klinik Kesehatan Unpad di Jatinangor, dan Gedung Injabar Unpad di Jalan Banda No 40, Bandung.

Bekerja sama dengan Pemprov dan PT Jaswita, pihaknya berencana membuka titik pengambilan sampel di wilayah lain, bahkan hingga di luar Kota Bandung. Nantinya, sampel akan langsung dibawa untuk diuji di Laboratorium BSL-2 yang sudah tersedia di Klinik Kesehatan Unpad di Bandung.

Bila lokasi pengambilan sampel dilakukan di Kota Bandung, maka hasil akan keluar di hari yang sama. Sementara bagi sampel dari luar Bandung akan selesai maksimal 24 jam setelah pengambilan.

Pemeriksaan PCR di Padjadjaran Swab PCR Test dikenakan biaya sebesar Rp780 ribu. Keri menerangkan, biaya ini lebih terjangkau dari standar biaya PCR pada umumnya. Bahkan, beberapa layanan pemeriksaan PCR dengan hasil satu hari bisa menghabiskan biaya di atas Rp1 juta.

Adapun Laboratorium Padjadjaran Swab PCR Test bisa melakukan pengujian hingga 1.000 sampel per harinya. Untuk melakukan tes, peserta melakukan registrasi terlebih dahulu di aplikasi Indonesia Test, Trace, & Isolation (InaTTI).

Keri memaparkan, aplikasi InaTTI merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh dosen dari Fakultas Farmasi Unpad. Fungsi utama aplikasi ini adalah melakukan tracing dan pendampingan isolasi mandiri oleh para apoteker.

"Jika memang saat nanti didapatkan hasil positif (PCR) besar, maka tidak semuanya harus datang ke rumah sakit. (Lewat aplikasi ini) kalau ada yang tidak bergejala bisa isolasi mandiri tapi nanti didampingi oleh tenaga apoteker," kata Keri.

Adanya aplikasi ini diharapkan menjadi solusi integrasi dalam menguatkan 3T sesuai program pemerintah.

2 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓