Kasus Covid-19 Melonjak di Pekanbaru, Polisi Tutup Jalan ke Pusat Kota di Malam Hari

Oleh M Syukur pada 29 Apr 2021, 08:00 WIB
Diperbarui 29 Apr 2021, 08:00 WIB
Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang memberikan masker kepada warga yang tidak taat protokol kesehatan.
Perbesar
Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang memberikan masker kepada warga yang tidak taat protokol kesehatan. (Liputan6.com/M Syukur)

Liputan6.com, Pekanbaru - Malam di Kota Pekanbaru tak seperti biasa lagi sejak lonjakan Covid-19 di Riau. Masyarakat sudah tidak bebas bepergian karena sejumlah jalan akses utama masyarakat ke pusat kota ditutup oleh Polresta Pekanbaru.

Kepala Polresta Pekanbaru Komisaris Besar Nandang Mu'min SIK Wijaya mengatakan, penyekatan dilakukan di jalur masuk keramaian di Pekanbaru. Jalan yang dipilih merupakan akses ke pusat kuliner, rumah makan dan cafe.

"Yaitu Jalan HR Soebrantas, Jenderal Sudirman, Harapan Raya, dan Jalan Nangka," kata Nandang di kantornya.

Nandang menjelaskan, jalan itu selalu padat pengendara. Salah satu penyebabnya karena banyak di pinggir jalan itu kafe sehingga menjadi tujuan masyarakat.

"Tiap malam selalu padat, berpotensi menimbulkan kerumunan," kata Nandang.

Nandang menjelaskan, penyekatan jalan mulai dilakukan pukul 21.00 WIB. Petugas akan melarang siapa saja yang masuk ke jalan yang disekat, kecuali untuk petugas medis ataupun pihak berwenang.

Nandang menyebut penyekatan berlangsung hingga jalanan sepi. Selanjutnya akan dibuka lagi ketika aktivitas masyarakat tidak ada lagi.

"Kalau masih ramai sampai pagi penyekatannya, polisi siap sampai pagi," kata Nandang.

Sebelum penyekatan jalan, Nandang menyebut anggotanya bersama pemerintah bakal menyisir cafe ataupun pusat kuliner. Mereka diminta tutup kalau beroperasi di atas pukul 21.00 WIB.

"Petugas akan membubarkan pengunjung kafe di atas pukul 21.00 WIB," sebut Nandang.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓