Rekonstruksi Pembunuhan Waria di Gorontalo, Keluarga: Astaga, Memang Sadis Dia

Oleh Arfandi Ibrahim pada 11 Apr 2021, 02:00 WIB
Diperbarui 11 Apr 2021, 02:00 WIB
Proses Rekonstruksi Pembunuhan Waria di Kota Gorontalo (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Perbesar
Proses Rekonstruksi Pembunuhan Waria di Kota Gorontalo (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Gorontalo - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gorontalo Kota menggelar reka ulang terkait kasus pembunuhan terhadap seorang waria berinisial FH alias Jesy (26) di sebuah indekos di Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.

Dalam reka ulang tersebut, tersangka YK alias Yahya memperagakan kurang lebih 52 adegan saat sebelum dan sesudah ia menghabisi nyawa Jesy. Rekonstruksi pun dijaga ketat oleh aparat kepolisian, warga yang datang hanya pun bisa melihat dari luar pagar saja.

Tangis pihak keluarga Jesy pun pecah seketika saat rekonstruksi kasus pembunuhan akan dimulai. Keluarga tiba-tiba berteriak histeris ketika melihat adegan pembunuhan Jesy yang menurut mereka sangat sadis.

"Astaga, memang sadis dia," kata salah satu sanak keluarga Jesy, sambil disusul dengan suara tangis.

KBO Reskrim Polres Gorontalo Kota, IPDA. Arif Ibrahim mengatakan, dilakukannya rekonstruksi ini guna memperjelas bagaimana cara tersangka menghabisi nyawa korban.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Hindari Konflik Lanjutan

"Ada sekitar 52 adegan yang diperagakan oleh tersangka saat rekontruksi yang dilaksanakan penyidik Polres Gorontalo Kota," kata Ipda Arif Ibrahim Kepada Liputan6.com

IPDA Arif menjelaskan, bahwa dalam rekonstruksi ini, menceritakan bagaimana pelaku YK dan korban FH alias Jesy bertemu. Sampai dengan terakhir korban melakukan tindakan penganiayaan berat itu.

Ia berharap, agar pihak keluarga mempercayai proses hukum ini kepada pihak kepolisian. Pihaknya meminta agar kasus ini biarlah berjalan dan saling menjaga jangan sampai ada konflik lanjutan.

"Kami lakukan rekonstruksi dari awal bertemu sampai tersangka itu membunuh," ujarnya.

"Jadi hasil dari rekonstruksi ini, merupakan tindak lanjut untuk melengkapi berkas yang akan diajukan kejaksaan yang menangani kasus ini," tandas Arif.

Sebelumnya, Polres Gorontalo Kota merilis motif pembunuhan seorang waria di Gorontalo yang jenazahnya ditemukan membusuk. Waria berinisial FH alias Jesy ini dibunuh oleh YK (28) dilatarbelakangi rasa sakit hati.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓