Merasakan Sensasi Jadi Anak Sultan dalam Jamuan Makan Keraton Yogyakarta Virtual

Oleh Yanuar H pada 06 Apr 2021, 07:00 WIB
Diperbarui 06 Apr 2021, 07:00 WIB
Keraton Yogyakarta
Perbesar
Keraton Yogyakarta (sumber: kratonjogja.id)

Liputan6.com, Yogyakarta - Penasaran dengan tata cara jamuan makan kenegaraan di Keraton Yogyakarta? Kalian bisa datang ke pameran temporer Bojakrama: Jamuan Kenegaraan Keraton Yogyakarta di Kompleks Kedhaton, Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. 

GKR Bendara, Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya Keraton Yogyakarta mengatakan pameran jamuan makan keraton Yogyakarta yang digelar mulai 2 April hingga 27 Juni 2021 ini untuk memperingati ulang tahun ke-75 Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan HB X pada 2 April 2021 lalu. 

"Publik akan disuguhkan dengan berbagai koleksi peralatan makan dan minum yang digunakan untuk jamuan, informasi mengenai jamuan hingga berbagai aturan protokoler yang menyertai," katanya. 

Menurutnya, jamuan makan kenegaraan di Keraton Yogyakarta menjadi tradisi setelah pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I (1755-1792) dan tradisi ini terus berkembang. Puncaknya pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII yang ditandai dengan munculnya istilah rijsttafel, yaitu sajian makan nasi yang dihidangkan secara spesial. 

"Berbagai sajian dalam jamuan tidak terbatas pada kuliner maupun kudapan, tetapi juga protokol yang menyertainya. Dahulu, sering diadakan jamuan bergaya Eropa di Bangsal Manis dengan menu ala barat disertai dengan seni pertunjukan sebagai bagian dari ritual kenegaraan," katanya. 

GKR Bendara menjelaskan pihak keraton memamerkan 60 koleksi peralatan makan dan minum yang terbuat dari perak, porselin, hingga kristal. Selain itu, ada pula cerita mengenai perjamuan kenegaraan di Keraton Yogyakarta yang digambarkan dengan foto dan ilustrasi sebagai pelengkap. 

"Pameran Bojakrama akan diikuti dengan berbagai acara edukasi, seperti sudut kurator yang membahas mengenai koleksi perlengkapan makan dan minum Keraton Yogyakarta secara daring melalui Zoom. Ada virtual tour yang akan mengajak berkeliling ke tempat-tempat penting yang pernah digunakan untuk perjamuan di Keraton Yogyakarta," katanya. 

Selain itu, juga ada Workshop Minum Teh, Pentas Musikan Mandalasana yang akan disiarkan melalui kanal Youtube Kraton Jogja. Pengunjung dapat datang ke pameran dengan membayar Rp20.000."Pameran dibuka di hari Selasa-Minggu Pukul 08.00-14.00 WIB, bulan puasa: Jumat-Minggu pukul 11.00-17.00 WIB," dia menandaskan.

2 dari 2 halaman

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓