Nisan Makam Mbah Sotruno Semburkan Air Bikin Geger Warga Gunungkidul

Oleh Hendro pada 29 Mar 2021, 17:00 WIB
Diperbarui 29 Mar 2021, 17:00 WIB
Cerita nisan mengeluarkan Air di Makam mbah Sotruno
Perbesar
air tersebut muncul ketika ahli waris Nyai Sotruno menggosok lumut yang tumbuh pada nisan Nyai Sotruno. Mereka tidak menyangka ketika lumut itu hhilang tiba tiba keluar air seperrti air yang keluar dari tempayan untuk berwudlu.

Liputan6.com, Gunungkidul - Sebuah peristiwa langka terjadi di wilayah Gunungkidul, DIY. Aliran air tiba-tiba muncul dari nisan makam Nyai Sotruno alias Mbah Sidem, yang berada di Kompleks Pemakaman Umum Krapyak, di Kalurahan Pengkol, Kapanewonan Nglipar, Gunungkidul. Sontak kejadian itu membuat geger warga, apalagi Mbah Sotruno semasa hidupnya dianggap 'orang sakti'.

Air tersebut muncul dari sisi atas sebelah kanan nisan Mbah Sotruno ketika ahli waris datang berziarah dan ingin membersihkan lumut yang tumbuh pada nisan tersebut. Mereka tidak menyangka ketika lumut itu hilang tiba-tiba keluar air, seperrti air yang keluar dari tempayan untuk berwudhu. 

Buyut Almarhum Nyai Sotruno, Bambang Murdiyono menceritakan, peristiwa langka tersebut terjadi beberapa hari yang lalu. Saat itu ia memang bermaksud membersihkan kompleks makam nenek moyangnya karena kebetulan bulan ini memasuki bulan Ruwah dalam kalender Jawa.

"Bulan ruwah itu bulan sebelum puasa. Banyak yang nyekar di makam," ujarnya, Minggu (28/3/2021).

Kala itu, ia bersama anggota keluarga yang lain bermaksud berziarah sekaligus membersihkan makam nenek buyut mereka. Saat itu, Bambang diminta ayahnya, yaitu cucu Mbah Sotruno untuk mencari air. Air itu sejatinya untuk membasuh nisan yang berdebu usai musim penghujan melanda.

Bambang pun merasa kebingungan mencari air karena sumber mata air di wilayah tersebut cukup jauh letaknya. Ia pun kembali ke makam nenek buyutnya tersebut dengan tangan hampa. Ayahnya yang kecewa karena tidak mendapatkan air lantas pergi sendiri mencari air.

"Bapak langsung pergi gitu saja. Saya ditinggal sama (anggota) keluarga lain," tambahnya.

Beberapa saat ayahnya pergi dari makam, tiba-tiba saja nisan nenek buyutnya tersebut mengeluarkan air dari sisi atas bagian kanan nisan tersebut. Sontak saja hal tersebut membuatnya kaget dan bingung. Karena makam nenek buyutnya tersebut sudah dicor semen dan dilapisi keramik.

 

2 dari 3 halaman

Kejadian Langka

Secara logika memang sulit dinalar dari mana air tersebut berasal. Karena langka, ia dan anggota keluarga yang lain lantas mengabadikan dengan kamera ponsel mereka. Secara bergantian mereka juga membasuh muka masing-masing menggunakan air tersebut.

"Airnya cukup bening dan tidak berasa. Ya kami jadi berani untuk cuci muka," ungkapnya.

Namun peristiwa tersebut tidak berlangsung lama, hanya sekitar 30 menit saja. Sehingga ia dan keluarganya hanya memanfaatkan air tersebut untuk membasuh muka dan membasuh keramik dari makam nenek buyutnya tersebut.

Sugiyanto, warga yang tinggal di sekitar makam menyebutkan peristiwa munculnya air dari nisan tersebut bukan kali pertama terjadi. Sebab tiga tahun lalu, peristiwa serupa juga pernah terjadi di makam dan nisan yang sama. Namun dulu airnya sedikit lebih kecil dari debit yang saat ini terjadi.

"Kalau dulu malah lama. Sekitar 2 hari 2 malam air baru berhenti. Kalau sekarang hanya 30 menit," katanya.

Menurut cerita yang pernah ia dengar dari tokoh masyarakat, Kyai dan Nyai Sotruno wafat sekitar tahun 1890an. Dulunya pasangan suami istri ini adalah orang sakti dan dianggap sebagai tokoh masyarakat setempat.

3 dari 3 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓