Polda Sumut: Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris, 2 di Tanjung Balai dan 6 Medan

Oleh Reza Efendi pada 19 Mar 2021, 14:57 WIB
Diperbarui 19 Mar 2021, 14:57 WIB
Ilustrasi Tangkap Teroris 1 (Liputan6.com/M.Iqbal)
Perbesar
Ilustrasi Tangkap Teroris 1 (Liputan6.com/M.Iqbal)

Liputan6.com, Medan Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melaporkan, Tim Densus 88 Mabes Polri telah menangkap 8 orang terduga teroris dari 2 lokasi berbeda di Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, 2 lokasi ditangkapnya 8 terduga teroris tersebut, Kota Tanjung Balai dan Medan.

"Teman-teman dari Densus 88 mengamankan terduga teroris sebanyak delapan orang. Dari Tanjung Balai dua, Medan enam orang," kata Hadi, Jumat (19/3/2021).

Dijelaskan Kabid Humas Polda Sumut, saat ini 8 orang terduga teroris tersebut masih diperiksa untuk didalami peran mereka masing-masing.

"Sedang didalami, diinterogasi teman-teman Densus," jelasnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Wewenang Densus 88

Ilustrasi Tangkap Teroris
Perbesar
Ilustrasi Tangkap Teroris (Liputan6.com/M.Iqbal)

Hadi enggan membeberkan jaringan terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Sumut. Menurutnya, hal itu wewenang dari Densus 88 Mabes Polri.

"Dari kelompok mana, masih didalami Densus. Informasi lengkap, nanti Densus yang sampaikan," sebutnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Lokasi Pemeriksaan

Terduga Teroris Blitar Berprofesi Sebagai Penjual Tabung Elpiji
Perbesar
Ilustrasi Densus 88 Antiteror 88 Polri, Foto: Antaranews.com

Mengenai kemungkinan 8 terduga teroris itu diperiksa di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Hadi juga tidak mengetahuinya.

"Nanti Densus yang menindaklanjuti. Apakah dibawa ke Jakarta atau di Medan," Hadi menandaskan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Menarik Berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya