Perkenalkan Pritta, Gadis Cantik Bojonegoro yang Jatuh Cinta Sama Ular Piton

Oleh Ahmad Adirin pada 17 Mar 2021, 23:00 WIB
Diperbarui 25 Mar 2021, 14:03 WIB
Pritta saat berteduh dari hujan di daerah Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, mengalungkan ular piton di tubuhnya. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)
Perbesar
Pritta saat berteduh dari hujan di daerah Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, mengalungkan ular piton di tubuhnya. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)

Liputan6.com, Bojonegoro - Malam itu di ruas jalan raya daerah Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro hujan turun. Banyak pengendara motor berhenti dan mencari tempat berteduh. Tiba-tiba datang seorang gadis berparas cantik bikin kaget. Bagaimana tidak, gadis itu membawa ular besar yang di kalungkan di tubuhnya. Pritta Zahrotul Alfiah namanya, gadis cantik yang jatuh cinta sama ular piton.

"Tadi habis ketemu dengan teman," katanya, Selasa (16/3/2021).

Pritta, wanita berusia 20 tahun yang kini bekerja di rumah sakit daerah Padangan, Bojonegoro itu telah lama jatuh cinta sama ular piton. Usia ular piton yang melilit tubuhnya itu bahkan sudah berusia sekitar 2 tahun.

"Mulai suka sejak SMA, punya sendiri dan bisa beli pas sudah bekerja," katanya.

Lantaran tidak semua orang menyukai hewan reptil itu, Pritta kerap meninggalkan hewan kesayangannya itu di kandang plastik saat dirinya pergi bekerja. Ada dua ekor ular piton berukuran berbeda dibawanya. Satu berukuran jumbo dengan panjang sekitar 3 meter dengan berat mencapai lebih dari 5 kilogram, kedua berukuran kecil panjangnya sekitar 1 meter dengan berat sekitar 1 kilogram.

"Ular ini tadi habis dipakai buat prewed teman," katanya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sempat Dilarang Orangtua

Pritta saat memegang ular piton kecil miliknya. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)
Perbesar
Pritta saat memegang ular piton kecil miliknya. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)

 

Hobi unik Pritta sempat ditentang orangtua. Sang ayah bahkan sempat melarang dirinya memelihara ular piton ukuran jumbo di rumah karena dianggap sangat berbahaya.

"Ibu kan sudah nggak ada, dulu sempat tidak boleh ayah, tapi lama kelamaan diperbolehkan," katanya.

Pritta mengaku tidak sulit merawat ular piton ukuran jumbo. Cukup dengan cinta kasih dan menyediakan makan satu minggu sekali saja.

"Makannya satu minggu sekali satu ekor kelinci," katanya.

Lebih lanjut, Pritta berpesan kepada masyarakat utamanya jika cinta dengan reptil ular piton untuk berusaha memahami masing-masing karakter kebiasaannya.

"Tidak semua, karakter ular liar sulit dan tidak bisa dijinakkan. Pahami karakternya penting tetap waspada dan hati-hati," pungkasnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓