Selasa Pagi, Gunung Sinabung Erupsi Semburkan Guguran Awan Panas 2 Km

Oleh Reza Efendi pada 02 Mar 2021, 08:39 WIB
Diperbarui 02 Mar 2021, 08:39 WIB
Gunung Sinabung erupsi
Perbesar
Sinabung kembali erupsi dengan mengeluarkan guguran awan panas sejauh 2.000 meter atau 2 Kilometer (Km) mengarah ke arah timur dan tenggara pada Selasa (2/3/2021) pukul 06.42 WIB

Liputan6.com, Karo Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) kembali erupsi dengan mengeluarkan guguran awan panas sejauh 2.000 meter atau 2 Kilometer (Km) mengarah ke arah timur dan tenggara pada Selasa (2/3/2021) pukul 06.42 WIB.

"Terjadi awan panas guguran 2.000 meter pada pukul 06.42 WIB, mengarah ke arah timur dan tenggara dengan arah angin masih mengarah ke barat daya," kata Petugas Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra.

Armen menyebut, sampai saat ini Gunung Sinabung masih terjadi guguran awan panas. Untuk guguran awan panas ini tercatat dengan amplitudo 120 mm, dengan durasi gempa selama 229 detik.

"Untuk potensi ke depannya masih tinggi terjadi awan panas dan letusan," sebutnya.

Gunung Sinabung sebelumnya juga erupsi dengan meluncurkan guguran awan panas sejauh 2.000 meter atau 2 Km pada Selasa, 16 Februari 2021. Guguran awan panas saat itu teramati pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.

"Saat itu guguran awan panas Sinabung meluncur dengan jarak luncur 1.000 sampai 2.000 meter ke arah tenggara timur dan selatan. Juga terpantau mengeluarkan asap kawah berwarna putih intensitas sedang dengan tinggi kolom 100 sampai 200 meter di atas puncak kawah," terang Armen.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Status Sinabung

Gunung Sinabung
Perbesar
Penduduk desa melihat asap abu vulkanik Gunung Sinabung dari kota Karo (6/4). Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali meletus, pada Jumat (6/4/2018) pukul 16.07 WIB. (AFP Photo/Anto Sembiring)

Gunung Sinabung dengan ketinggian 2460 mdpl berstatus Level III (Siaga). Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi.

"Serta lokasi di dalam radius radial 3 Km dari puncak Gunung Sinabung, radius sektoral 5 Km untuk sektor selatan-timur, dan 4 Km untuk sektor timur-utara," imbau Armen.

3 dari 4 halaman

Imbauan

Minggu Pagi, Gunung Sinabung Erupsi Lagi
Perbesar
Gunung Sinabung mengeluarkan erupsi asap tebal ke udara di Karo, Sumatera Utara, Minggu, (23/8/2020). Untuk kesekian kalinnya Gunung Sinabung kembali erupsi dengan menyemburkan abu vulkanis ke udara hingga radius 2 kilometer. (ANTO SEMBIRING / AFP)

Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik Sinabung. Lalu, mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

"Bagi masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai berhulu di Gunung Sinabung, agar tetap waspada terhadap bahaya lahar," tandasnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓