Detik-Detik Kasat Reskrim Polres Dairi Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi

Oleh Reza Efendi pada 27 Feb 2021, 19:15 WIB
Diperbarui 27 Feb 2021, 19:15 WIB
Ilustrasi Oknum Polisi
Perbesar
(Ilustrasi)

Liputan6.com, Dairi Kabar duka datang dari Kepolisian Resor (Polres) Dairi jajaran Polda Sumatera Utara (Sumut). Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Rasly Alfianto Turnip, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi.

Kasubbag Humas Polres Dairi, Iptu Doni mengatakan, AKP Rasly ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumah dinas yang ditempatinya pada Jumat, 26 Februari 2021, sekitar pukul 13.45 WIB.

Jasad AKP Rasly pertama kali diketahui dan ditemukan Kanit Resum, Ipda Parlindungan Lumbantoruan, bersama Kasi Propam, Ipda K Situmorang, dan KBO Res Iptu Sumitro Manurung.

Saat itu Satreskrim akan melaksanakan kegiatan gelar perkara. Anggota AKP Rasly menghubunginya via handphone dengan nada sambung, namun berkali-kali tidak diangkat.

"Sehingga menimbulkan kecurigaan," ujarnya, Sabtu (27/2/2021).

 

2 dari 4 halaman

Curiga

Meninggal Dunia atau Berduka Cita
Perbesar
Ilustrasi Foto R.I.P atau Beristirahat dengan Damai. (iStockphoto)

Kemudian Kaurbinops Satreskrim Iptu S Manurung, dan Kanit-I Satreskrim, Ipda Parlindungan Lumbantoruan, bersama anggota menuju dan mendatangi rumah dinas yang ditempat AKP Rasly di Asrama Perwira Polres Dairi.

"Saat personel ke sana, pintu dalam keadaan tertutup, namun terdengar suara TV dan air dalam kamar mandi yang terus mengalir deras. Tetapi tidak ada terdengar suara jawaban," sebut Doni.

Diterangkan Kasubbag Humas, AKP Rasly diketahui tinggal sendiri di dalam rumah dinas, dan kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan. Selanjutnya dilakukan tindakan membuka paksa pintu dan kamar mandi.

"Kasat Reskrim ditemukan tergeletak di dalam kamar mandi dalam kondisi telah meninggal dunia. Kondisi tubuhnya telah kaku," terangnya.

3 dari 4 halaman

Dibawa ke RSUD Sidikalang

Meninggal Dunia Berduka Cita
Perbesar
Ilustrasi Foto R.I.P atau Beristirahat dengan Damai. (iStockphoto)

Jenazah AKP Rasly kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang untuk dilakukan pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan penyebab kematian.

"Diduga penyebab kematian karena serangan jantung," sebutnya.

Doni menuturkan, istri AKP Rasly bernama Srianti Sitepu tinggal di wilayah Kuala, Kabupaten Langkat, dan orang tuanya beralamat di wilayah Tigaras, Kabupaten Simalungun.

"Kami mendapat informasi, jenazah akan dikebumikan pada Minggu, 28 Februari 2021 di wilayah Tigaras, Simalungun," Kasubbag Humas Polres Dairi menandaskan.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓