Pedagang Pasar Raya Padang Siap-Siap Vaksinasi Covid-19 Tahap II

Oleh Novia Harlina pada 26 Feb 2021, 08:00 WIB
Diperbarui 26 Feb 2021, 08:00 WIB
Vaksinasi Covid-19 Nakes Lansia Tahap Pertama
Perbesar
Petugas medis menunjukkan jarum suntik dan vaksin Covid-19 di Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (9/2/2021). Kementerian Kesehatan memulai vaksinasi Sinovac untuk tenaga kesehatan di atas 60 tahun setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan vaksin untuk lansia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Liputan6.com, Padang - Pedagang di Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Barat masuk, ke dalam daftar vaksinasi Covid-19 tahap II. Pasar raya ini sebelumnya menjadi salah satu klaster terbesar penyebaran virus corona di daerah itu.

Kepala Dinas Pergadangan Kota Padang Andree Algamar mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan pedagang yang akan divaksin.

"Selain Pasar Raya Padang, karyawan di pusat perbelanjaan juga menjadi perhatian, tentunya bertahap," katanya, Kamis (25/2/2021).

Andree mengatakan vaksinasi untuk pedagang pasar di Padang, saat ini masih menunggu distribusi vaksin untuk Kota Padang.

Tidak hanya pedagang, lanjutnya vaksinasi Covid-19 juga diperuntukan untuk petugas dinas perdagangan, petugas kebersihan pasar, pedagang pasar dan semua yang berkegiatan di pasar.

Ia berharap semua pihak yang masuk daftar vaksinasi Covid-19 dapat memanfaatkan kesempatan ini, guna memutus rantai penyebaran virus corona.

sebelumnya, sebanyak 99.700 dosis vaksin Covid-19 Sinovac tiba di Sumbar pada 22 Februari 2021. Rencananya vaksinasi tahap kedua akan dilakukan pada Maret.

 

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Covid-19 di Sumbar

Hingga Senin, 22 Februari 2021, sebanyak 28.837 orang di Sumbar dinyatakan terkonfirmasi virus Corona, 27.119 atau 94 persen di antaranya sudah sembuh.

Sementara, untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia yakni mencapai 642 orang, dan sisanya masih menjalani isolasi mandiri atau dirawat di rumah sakit.

Total jumlah sampel masyarakat Sumbar yang diambil 385.041 orang, lalu untuk spesimen sampel yang diperiksa mencapai 558.212 sampel.

"Positive rate hingga kini 7,49 persen," kata Juru Bicara satgas Penanganan Corona Sumbar, Jasman.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak ketika beraktivitas di luar rumah.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓