Gelombang Tinggi Ancam Perairan Sumut-Aceh, Jangan Memaksakan Melaut

Oleh Liputan6.com pada 22 Feb 2021, 03:30 WIB
Diperbarui 22 Feb 2021, 03:30 WIB
Ilustrasi gelombang Tinggi (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Perbesar
Ilustrasi gelombang Tinggi (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Medan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingattkan masyarakat agar mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga mencapai empat meter dalam beberapa hari ke depan di perairan Sumut-Aceh.

"Gelombang tinggi hingga empat meter di laut, kali ini akibat pengaruh angin kencang," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Sugiyono di Medan, Minggu (21/2/2021).

Hingga pekan depan, lanjut dia, diperkirakan angin kencang berdampak pada meningkatnya gelombang laut, baik di Sumut maupun Aceh, dengan kecepatan antara lima hingga 30 knots atau sekitar 10 sampai 55 kilometer per jam.

Di antaranya gelombang tinggi terjadi di Samudera Hindia barat Nias, Samudera Hindia barat Aceh, perairan barat Aceh, perairan Sabang-Banda Aceh, Selat Malaka bagian utara, dan perairan utara Sabang.

Sementaran wilayah perairan Nias-Sibolga, perairan Lhokseumawe, dan perairan Meulaboh-Sinabang akan dilanda gelombang sedang, antara 1,25 hingga 2,5 meter.

"Yang rendah itu sekitar 0,5 sampai 1,25 meter di Selat Malaka bagian tengah. Kami imbau nelayan dan jasa pelayaran, jangan memaksakan diri melaut. Patuhi syahbandar setempat," kata Sugiyono, dilansir Antara.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓