Mengintip Kesibukan Ribuan Relawan Covid di Posko PPKM Banten

Oleh Yandhi Deslatama pada 20 Feb 2021, 23:00 WIB
Diperbarui 20 Feb 2021, 23:00 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim mengenakan masker saat lantik pejabat Pembro Banten.
Perbesar
Gubernur Banten Wahidin Halim mengenakan masker saat lantik pejabat Pembro Banten. (Yandhi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Serang - Sebanyak 1.238 tim relawan desa yang berjumlah 37.626 orang diklaim Wagub Banten, Andhika Hazrumy, telah berjuang mensosialisasikan dan membantu masyarakat untuk tertib menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Andika menjelaskan, kegiatan yang dilakukan Relawan Desa Lawan Covid-19 meliputi pendirian pos tim di 1.024 desa, pendirian tempat isolasi di 318 desa dan sosialisasi hidup sehat lawan Covid-19 di 1.238 desa.

"Jumlah relawannya sebanyak 37.626 orang. Dimana kasus aktif mencapai 9,3 persen, tingkat kesembuhan mencapai 87,9 persen, dan tingkat kematian sebesar 2,8 persen," kata Wagub Banten, Andhika Hazrumy, melalui rilis resminya, Jumat (19/02/2021).

PPKM di Banten juga terus diperpanjang, kali ini sudah memasuki tahap ke enam yang berlangsung sejak 18 Februari hingga 19 Maret 2021 mendatang. Perpanjangan PSBB berdasatkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Nomor 443/Kep.44-Huk/2021.

"Selain konsisten melaksanakan PSBB, juga kabupaten kota harus mendorong dan mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat," kata Gubernur Banten, Wahidin Halim, melalui rilis resminya, Jumat (19/02/2021).

TNI-Polri sendiri menyiagakan personilnya diseluruh posko PPKM, untuk membantu masyarakat dan tim medis, menangani pasien Covid-19. Jika ada warga yang membutuhkan bantuan penanganan corona dengan cepat, bisa mendatangi posko PPKM, satgas covid, hingga puskesmas terdekat.

"Kami di Polda Banten sudah menyiapkan semua personil, termasuk Babinkamtibmas, Babinsa untuk bersiaga di pos-pos PPKM yang didirikan. Semua layanan terkait penanganan pandemi covid-19 ada di situ," kata Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heryanto, melalui rilisnya, Jumat (19/02/2021).

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Tracing dan Testing Covid-19

Personil Polsek Ciwandan Bersama TNI Dan Petugas Kecamatan Menjenguk Warga Yang Sedang Isolasi Mandiri Covid-19. (Jumat, 19/02/2021). (Dokumentasi Polsek Ciwandan).
Perbesar
Personil Polsek Ciwandan Bersama TNI Dan Petugas Kecamatan Menjenguk Warga Yang Sedang Isolasi Mandiri Covid-19. (Jumat, 19/02/2021). (Dokumentasi Polsek Ciwandan).

TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan di Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, selalu memantau kondisi terkini warganya yang terpapar Covid-19 dan sedang mengisolasi mandiri dirumahnya. Pemeriksaan juga dilakukan kepada orang yang sempat kontak langsung dengan pasien.

"Kita bersama selalu monitoring dan pengecekkan penerapan PPKM skala mikro," kata Kapolsek Ciwandan, AKP Ali Rahman, Jumat (19/02/2021).

Ali bersama unsur pemerintahan di Kecamatan Citangkil dan Ciwandan rutin memberikan imbauan ke masyarakat agar selalu mematuhi prokes Covid-19, untuk mencegah dan mempersempit penularannya.

Berdasarkan data Dinkes Banten, Kabupaten Tangerang sudah masuk ke zona kuning. Tujuh daerah lainnya, Kota Tangsel, Kota Tangerang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak dan Pandeglang, masuk ke dalam zona oranye per tanggal 18 Februari 2021.

"Kita juga selalu memberikan himbauan prokes Covid-19 dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, serta mempedomani langkah-langkah yang akan dilakukan berdasarkan Inmendagri, mulai dari pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung," dia menjelaskan.

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓