Bikin Heboh, Jenazah Pasien Covid-19 di NTT Hilang dalam Liang Lahat

Oleh Dionisius Wilibardus pada 10 Feb 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 10 Feb 2021, 09:00 WIB
Gugus Tugas covid-19 Kabupaten TTS saat menggali jenazah yang hilang. ( Foto istimewa)
Perbesar
Gugus Tugas covid-19 Kabupaten TTS saat menggali jenazah yang hilang. ( Foto istimewa)

Liputan6.com, Sikka - Warga di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dibuat heboh dengan peristiwa hilangnya jenazah probable Covid-19 dari liang lahat.

Sebelumnya, pasien berinisial HUL mengembukan napas terakhir di RSUD Soe, Kabupaten TTS pada Senin (1/2/2021) pukul 14.00 Wita. Jenazah berstatus probable Covid-19 itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Oebaki.

Menurut Pemerintah Kabupaten TTS, jenazah yang dimakamkan dengan protokol kesehatan itu hilang dicuri orang tak dikenal. Almarhumah HUL sendiri merupakan ibu kandung salah seorang anggota DPRD NTT.

Mendengar info jenazah Covid-19 hilang dari liang lahat, Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun pun langsung menuju TPU untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.

"Kita bongkar kubur untuk pastikan tapi kubur sudah kosong dan jenazah sudah dicuri orang tak bertanggung jawab," ujar Pieter, Selasa (9/2/2021).

"Petugas gali sedalam dua meter menggunakan alat berat ekskavator tetapi kosong. Jasad HUL sudah dicuri orang," dia menambahkan.

Selaku ketua gugus, ia meminta TNI dan Polri untuk menyelidiki keberadaan jenazah tersebut. Menurut dia, pencurian jenazah ini melanggar undang-undang protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

"Nanti polisi yang akan selidiki untuk memastikan keberadaan jenazah," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris BPBD, Jusuf Ale mengatakan, jenazah itu diambil keluarga pada Kamis (4/2/2021) dini hari.

"Setelah dapat informasi, tim Satgas BPBD turun untuk pastikan dan ternyata benar kuburan kosong dan langsung kita laporkan ke bupati," dia menandaskan.

2 dari 2 halaman

Simak Juga Video Pilihan Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓