Berkantor di Bali, Sandiaga Uno: Tiga Hari yang Luar Biasa

Oleh Dewi Divianta pada 31 Jan 2021, 23:45 WIB
Diperbarui 01 Feb 2021, 00:14 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Bali
Perbesar
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Bali (Dewi Divianta/Liputan6.com)

Liputan6.com, Denpasar Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno selama tiga hari berkantor di Bali mengaku merasakan pengalaman sangat luar biasa. Bahkan, dirinya mengatakan akan kembali berkantor di Bali karena masih banyak kabupaten lain yang belum dia datangi.

Selama tiga hari di Bali, Menteri Sandiaga Uno melakukan kegiatan langsung dengan mendatangi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Denpasar, Badung, Bangli dan Gianyar. Seperti tak punya rasa lelah, Sandiaga Uno berkeliling sejak pagi sekira pukul 08.00 Wita hingga pukul 23.00 Wita itu masih melakukan hobinya berlari setiap hari.

"Tiga hari berkantor di Bali bertemua dan berinteraksi langsung dengan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif mendengarkan apa yang dirasakan mereka. sungguh sangat luar biasa," Kata Sandiaga Uno kepada awak media, Minggu (31/1/2021).

Sandiaga Uno melihat Bali akan sanggup bertahan walau di tengah pandemi Covid-19, hal itu lantaran optimisme dari para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki semangat tinggi untuk kebangkitan pariwisata. 

 

2 dari 2 halaman

Pemerintah akan Fasilitasi Kebijakan Parekraf

"Saatnya pemerintah memfasilitasi dengan cara memberikan kebijakan yang berpihak kepada pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya kepada awak media di Bali, Minggu (31/1/2021).

Ia mengaku dalam waktu dekat akan kembali berkantor di Bali, karena masih memiliki pekerjaan rumah untuk mendatangi kabupaten lain seperti tabanan, Klungkung, Karangasem, Singaraja dan Jembrana. 

Sementara itu, Sandiaga Uno belum bisa menyimpulkan hasil selama dirinya berkantor di Bali. Ia berjanji pada kunjungan berikutnya dirinya akan menyampaikannya kepada awak media.

"Saya akan rangkum semua yang sudah saya kerjakan selama di Bali bersama Pemprov Bali dan tentu melaporkan ke Pak Gubernur," ujarnya.  

 

Lanjutkan Membaca ↓