Jasad 2 Anak Kembali Ditemukan, Korban Tewas Longsor Sumedang Jadi 38

Oleh Huyogo Simbolon pada 18 Jan 2021, 21:33 WIB
Diperbarui 18 Jan 2021, 21:42 WIB
Longsor Sumedang
Perbesar
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban jiwa bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (18/1/2021). (Foto: Dok. Basarnas)

Liputan6.com, Bandung - Tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (18/1/2021). Sampai pukul 20.00 WIB, ada enam jenazah yang sudah dievakuasi.

Korban pertama ditemukan sekitar pukul 15.41 WIB. Jasad perempuan tersebut sudah teridentifikasi, yaitu Melati Natasya Sihombing (12).

Selanjutnya, pukul 15.56 WIB ditemukan satu korban lainnya berjenis kelamin perempuan yang diketahui bernama Cincin Rosa Arga Pasaribu (12).

"Keduanya ditemukan di sektor dua rumah longsoran pertama," kata Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah dalam keterangannya, Senin (18/1/2021).

Sampai saat ini total korban meninggal dunia akibat longsor di Sumedang berjumlah 38 orang. Sedangkan, jumlah korban dalam pencarian 2 orang.

"Hingga saat ini tim masih melanjutkan pencarian terhadap 2 korban lainnya," ujar Deden.

Adapun hasil identifikasi tim DVI Polda Jabar terhadap enam korban yang ditemukan hari ini yaitu Abraham Sihombing (8), Roida Manaor Tampubolon (60), Daniel Alvaro Pasaribu (5), Boston Fanbel Pasaribu (1), Melati Natasya Sihombing (12), dan Cincin Rosa Arga Pasaribu (12).

Seperti diketahui, longsor terjadi di Desa Cihanjuang pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 16.45 WIB dan longsor susulan sekitar pukul 19.30 WIB.

Pada longsor kedua, korban tertimbun lebih banyak karena pada saat itu banyak warga dan tim SAR gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan pendataan terhadap jumlah korban pada longsor pertama.

2 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓