Sukses

Mahalisi Mengembuskan Nafas Terakhir Usai Dilantik Jadi Pjs Sekda Empat Lawang

Mahalisi meninggal dunia usai dua jam lebih dilantik menjadi Pjs Sekda Empat Lawang Sumsel.

Liputan6.com, Palembang - Kabar duka menggelayuti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang Sumatera Selatan (Sumsel).

Pasalnya, Mahalisi, salah satu pejabat di Pemkab Empat Lawang menghembuskan nafas terakhir pada hari Kamis (7/1/2021) sore.

Kepergian Mahalisi cukup mengagetkan para pejabat Empat Lawang Sumsel. Pasalnya, sebelum mengembuskan nafas terakhir, Mahalisi baru saja dilantik menjadi Penjabat sementara (Pjs) Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang.

Dari informasi yang diperoleh, pada Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIB, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melantik Mahalisi menjadi Pjs Sekda Empat Lawang di aula Pemkab Empat Lawang Sumsel.

Saat itu, kondisi Mahalisi terlihat bugar dan bersemangat saat akan dilantik menjadi Pjs Sekda Empat Lawang. Bahkan Mahalisi tidak mengeluhkan sakit apapun selama prosesi pelantikan.

Namun sekitar pukul 16.30 WIB, kondisi Mahalisi langsung menurun dan tak sadarkan diri di kawasan Pemkab Empat Lawang Sumsel.

Mahalisi sendiri diduga terkena serangan jantung, setelah lebih dari dua jam dilantik menjadi Pjs Sekda Empat Lawang Sumsel. Mahalisi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empat Lawang Sumsel.

Mahalisi sempat mendapatkan pertolongan pertama di rumah sakit. Namun beberapa saat kemudian, Pjs Sekda Empat Lawang menghembuskan nafas terakhir.

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad dan Wakil Bupati (Wabup) Empat Lawang Yulius Maulana turut kaget, ketika mendengar kabar duka tersebut.

Menurut Bupati Joncik, Mahalisi meninggal dunia sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan Mahalisi berpulang di karirnya sebagai Pjs Sekda Empat Lawang Sumsel.

“Saya kaget, karena tadi beliau masuk ke ruangannya saja belum,” ucapnya.

Dia pun mendapat laporan jika Mahalisi terkena serangan jantung, saat dirinya masih di ruangan asistennya.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Dimakamkan di Desa Kelahiran

Mendengar kabar tersebut, Joncik langsung menginstruksikan bawahannya untuk membawa Mahalisi ke rumah sakit.

“Saya minta dibawa ke rumah sakit, untuk diberikan pertolongan yang terbaik. Tapi Allah SWT berkendak lain,” ucapnya.

Joncik mengatakan, Kamis malam hingga Jumat (8/1/2021), para pejabat di Pemkab Empat Lawang akan melayat ke rumah duka di Rumah Dinas Sekda Empat Lawang Sumsel.

Jenasah Mahalisi juga akan dibawa ke desa kelahirannya, di Desa Kunduran Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang Sumsel.

3 dari 3 halaman

Diagnosis Serangan Jantung

“Almarhum akan dimakamkan di desa kelahirannya. Sekali lagi atas nama Pemkab Empat Lawang, mohon dimaafkan segala kesalahan almarhum selama hidupnya. Kita doakan semoga beliau Husnul Khatimah,” katanya.

Diungkapkan Direktur RSUD Empat Lawang Devi Andrianti, Mahalisi didianogsa mengalami serangan jantung.

“Beliau memang mempunyai riwayat gagal jantung sebelumnya,” ungkapnya.

Mahalisi sendiri lahir di Desa Kunduran, Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang Sumsel tahun 1965 dan tutup usia di umur 56 tahun.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.