Awas Ribuan Petir Sambar-menyambar di Langit Sumatera Utara

Oleh Liputan6dotcom pada 05 Jan 2021, 12:30 WIB
Diperbarui 05 Jan 2021, 12:37 WIB
Ilustrasi petir (iStock)
Perbesar
Ilustrasi petir (iStock)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam dua pekan terakhir atau periode 21 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021, terjadi 19.223 kali sambaran petir di Sumatera Utara. Catatan itu berdasarkan rekaman peralatan lighting detector di Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang.

Kepala Stasiun Geofisika Deli Serdang Teguh Rahayu mengatakan, klasifikasi tingkat sebaran petir di Sumatera Utara dibagi menjadi tiga kategori, yaitu dengan dengan kategori rendah, sedang, dan tinggi.

Dari hasil rekaman lightning detector, dilansir Antara, Selasa (5/1/2021), pada periode dua pekan ini, daerah dengan kategori sambaran petir tinggi berada di Kabupaten Deli Serdang. Sedangkan daerah yang memiliki kategori sambaran petir sedang berada di daerah Karo, Langkat, Medan, Serdang Bedagai, dan Simalungun.

Sambaran petir dengan kategori rendah berada di wilayah Asahan, Batubara, Binjai, Dairi, Gunungsitoli, Humbang Hasundutan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat.

Kemudian Nias Selatan, Nias Utara, Padanglawas, Padanglawas Utara, Padangsidempuan, Pakpak Bharat, Pematang Siantar, Samosir, Sibolga, Tanjung Balai, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tebing Tinggi, dan Toba Samosir.

Kepada masyarakat yang berada di wilayah dengan tingkat aktivitas petir sedang dan tinggi, untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berada di luar rumah, di atas gedung bertingkat, di dekat tower listrik atau antena, dan pepohonan yang tinggi, demikian Teguh Rahayu.

 

2 dari 3 halaman

4 Juta Petir

Stasiun Geofisika BMKG Deli Serdang mencatat sepanjang tahun 2020 terjadi sebanyak 4.886.952 sambaran petir di berbagai wilayah Sumatera Utara. Sambaran petir yang tersebar di wilayah Sumatera Utara ini diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yaitu kategori dengan sambaran petir tinggi, sedang, dan rendah.

Di tahun 2020, daerah dengan klasifikasi sambaran petir tertinggi berada di Kabupaten Deli Serdang, dengan total 571.402 sambaran. Sementara daerah dengan sambaran petir terendah adalah Kota Sibolga, dengan total 74 sambaran selama tahun 2020.

"Aktivitas kejadian petir terbanyak terjadi pada bulan April yaitu sebanyak 793.537 sambaran dan yang terendah pada bulan Januari, yaitu 152.061 sambaran," kata Teguh.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Ini

Lanjutkan Membaca ↓