Senyum Bahagia Anak-Anak Yatim Banjarnegara Menyongsong Tahun Baru

Oleh Muhamad Ridlo pada 04 Jan 2021, 06:30 WIB
Diperbarui 04 Jan 2021, 06:30 WIB
Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara (JBB), Minggu (3/1/2021) mengajak 80 anak yatim di Banjarnegara untuk mengikuti kegiatan ‘Plesir Bareng Yatim’. (Foto: Liputan6.com/Heni Purwono)
Perbesar
Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara (JBB), Minggu (3/1/2021) mengajak 80 anak yatim di Banjarnegara untuk mengikuti kegiatan ‘Plesir Bareng Yatim’. (Foto: Liputan6.com/Heni Purwono)

Liputan6.com, Banjarnegara - Wisata di musim liburan mungkin sudah biasa dilakukan kebanyakan masyarakat. Namun bagi anak-anak yatim yang kurang mampu, barangkali ini menjadi sebuah kemewahan.

Karenanya, Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara (JBB), Minggu (3/1/2021) mengajak 80 anak yatim di Banjarnegara untuk mengikuti kegiatan ‘Plesir Bareng Yatim’.

Anak-anak yatim tersebut berasal dari panti asuhan Griya Amanah Sejahtera dan juga dari sekitar kota Banjarnegara. Mereka diajak ke obyek wisata yang baru saja dibuka, yakni Surya Yudha Park 2, di Kampung Gotong Royong, Prajuritan, Banjarnegara.

Di sana anak-anak yatim itu menikmati aneka taman bunga, sekaligus wisata edukasi tanam buah dalam pot (Tabulampot). Usai kegiatan, mereka ditraktir makan bersama.

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Ingat Bapak

Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara (JBB), Minggu (3/1/2021) mengajak 80 anak yatim di Banjarnegara untuk mengikuti kegiatan ‘Plesir Bareng Yatim’. (Foto: Liputan6.com/Heni Purwono)
Perbesar
Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara (JBB), Minggu (3/1/2021) mengajak 80 anak yatim di Banjarnegara untuk mengikuti kegiatan ‘Plesir Bareng Yatim’. (Foto: Liputan6.com/Heni Purwono)

Pembina Yayasan JBB Turiman mengatakan, kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan, dan sengaja dilaksanakan di tempat wisata yang baru buka, guna menghindari kerumunan yang terlalu padat.

"Kita ambil pekan terakhir liburan, sehingga tidak terlalu padat,” ucapnya, dikutip dari keterangan tertulisnya, Minggu.

Semua peserta diwajibkan memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan. Menurut dia, wisata itu sangat berkesan untuk mereka, karena hampir setahun selama pandemi, kesempatan berwisata hampir tidak pernah ada.

Salah satu peserta Kevin mengaku sangat bahagia bisa diajak wisata bersama oleh JBB. Menurutnya, wisata ini mengingatkannya pada ayahnya yang sudah tiada.

"Seneng, bisa jalan-jalan, dulu waktu bapak masih ada juga suka mengajak jalan-jalan," ujar Kevin.

Penulis: Heni Purwono

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓