Nasib Sial Duo Jambret Ayah Anak di Kuansing Usai Rampas Uang Rp110 Ribu

Oleh M Syukur pada 23 Des 2020, 11:00 WIB
Diperbarui 23 Des 2020, 11:00 WIB
Tersangka jambret di Kabupaten Kuansing yang diajak ayahnya.
Perbesar
Tersangka jambret di Kabupaten Kuansing yang diajak ayahnya. (Liputan6.com/M Syukur)

Liputan6.com, Pekanbaru - Seorang ayah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tewas setelah mengajak anaknya menjambret di pasar Dusun Barang Moncak, Kecamatan Pangean. Si anak menjadi bulan-bulanan massa tapi akhirnya selamat setelah polisi datang.

Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto membenarkan pelaku jambret tewas ini. Pelaku Suprio meninggal setelah sepeda motor yang digunakan untuk menjambret emak-emak di pasar jatuh.

"Ayahnya meninggal, sementara anaknya bernama Edwin saat ini sudah ditangani kepolisian setempat," kata Sunarto, Selasa siang, 22 Desember 2020.

Sunarto menjelaskan, ayah dan anak ini mengendarai sebuah sepeda motor mencari mangsa di sebuah pasar dusun tersebut. Saat itu, melintas emak-emak membawa tas di atas sepeda motor.

Keduanya langsung memepet korban, kemudian salah satu pelaku mengambil tas. Korban lalu berteriak "jambret" sehingga pengunjung pasar langsung mengejar keduanya.

"Dalam pelarian itu, sepeda motor pelaku terjatuh ke parit," kata Sunarto.

Akibat kejadian ini, satu pelaku bernama Suprio terbentur kepalanya ke aspal dan tak sadarkan diri. Dia sempat dirawat tapi nyawanya sudah tidak tertolong lagi.

Menurut Sunarto, keduanya berhasil merampas tas berisi uang Rp110 ribu. Kepolisian hingga kini masih memeriksa pelaku lain untuk mengetahui alasan keduanya menjambret.

"Pelaku Edwin juga sudah dites urine, hasilnya negatif. Memang miris juga terhadap kejadian ini," ucap Sunarto.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.