Gubernur Koster Siap Bantu Sukseskan Ajang Moto GP Mandalika

Oleh Dewi Divianta pada 20 Des 2020, 22:30 WIB
Diperbarui 09 Jan 2021, 22:11 WIB
Gubernur Bali, Wayan Koster dan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah
Perbesar
Gubernur Bali, Wayan Koster dan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah (Dewi Divianta/Liputan6.com)

Liputan6.com, Denpsar Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan bahwa Bali dengan tangan terbuka akan membantu mengembangkan berbagai potensi bidang pariwisata yang dimiliki Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berjulukan Bumi Gogo Rancah (Gora) tersebut. Koster menyebut NTB banyak memiliki potensi pariwisata yang bisa mengangkat daerah. Terlebih dalam waktun dekat NTB akan menggelar event internasional Moto GP Mandalika 2021.

Hal itu diucapkan saat Gubernur Koster menerima kunjungan Gubernur NTB di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Bali. "Misalnya untuk lebih mengangkat berbagai kearifan lokal setempat dan bekerja sama mensukseskan ajang Moto GP Mandalika 2021," ujarnya.

Ia pun kemudian berbagi pengalaman bagaimana mendorong bangkitnya industri kerajinan berbasis kearifan lokal. Misalnya melalui kebijakan dengan dikeluarkanya Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 79 tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali.

"Pergub ini terbukti Menghidupkan kerajinan lokal Bali. Industri, pedagang, sampai fashionnya tumbuh. Kita harus hidupkan UMKM karena terbukti lebih berdaya tahan, bahkan di saat seperti ini," ucapnya.

Di sisi lain, ia juga menjelaskan bahwa salah satu tujuan rencana pengembangan Pelabuhan Padang Bai yang menjadi prioritas Pemprov Bali adalah guna event Motor GP Mandalika, NTB pada 2021 mendatang. "Sekarang sedang dirancang pengembangannya oleh ASDP dan kami dukung sepenuhnya," ucapnya.

 

2 dari 2 halaman

Konektivitas Bali, NTB dan NTT

Tak hanya itu, pihaknya mendukung terciptanya konektivitas yang lebih baik antara Bali, NTB dan NTT pada masa masa mendatang khususnya untuk mendukung pariwisata. "Memang harus didesain dengan baik konektivitasnya, bukan bersaing tapi sinergi dan terkoneksi," ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa pembangunan infrastruktur pendukung konektivitas juga dilaksanakan di Pelabuhan Segitiga Sanur di Denpasar, Sampalan di Nusa Penida dan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Kabupaten Klungkung, yang saat ini sedang berjalan.

Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengaku sudah sejak lama NTB ingin belajar kepada Bali bagaimana mengembangkan pariwisata.

"Apakah kita perlu lebih membuka diri, atau bagaimana kita perlu belajar? Ini bukan kompetisi, tapi kolaborasi untuk kemajuan pariwisata," ujarnya.

Selanjutnya Gubernur Zulkieflimansyah mengharapkan berbagai masukan dari Provinsi Bali terkait pengembangan desa wisata dan kerajinan lokal NTB.

Pihaknya berharap melalui kerjasama dan kolaborasi antara Bali-NTB ini dapat menghasilkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua provinsi bertetangga tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓