Andre Rosiade: Perang Pilgub Sumbar Belum Usai, Hitung Cepat Bukan Penentu

Oleh Novia Harlina pada 10 Des 2020, 00:30 WIB
Diperbarui 10 Des 2020, 00:30 WIB
DPD Gerindra memberikan keterangan pers terkait perolehan suara sementara Pilgub Sumbar 2020.
Perbesar
DPD Gerindra memberikan keterangan pers terkait perolehan suara sementara Pilgub Sumbar 2020. (Liputan6.com/ Novia Harlina).

Liputan6.com, Padang - Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade mengatakan hasil hitung cepat pada Pilgub Sumbar 2020 bukanlah penentu kemenangan.

Diketahui, dari hasil hitung cepat perolehan suara Pilgub Sumbar 2020, pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldy unggul dibanding 3 pasangan calon lainnya dengan perolehan suara sebanyak 32,87 persen dari 97,80 data yang masuk.

Oleh sebab itu ia meminta seluruh kader, simpatisan, relawan dan seluruh pendukung Nasrul Abit-Indra Catri untuk bersabar dan mengawal perolehan suara hingga KPU Sumbar.

"Hasilnya ditentukan oleh rapat pleno KPU, untuk hitung cepat itu hasilnya sangat tipis dan juga ada margin of error," katanya, Rabu ((9/12/2020) malam.

Ia menyebut pertarungan belum selesai, sebab internal partai masih melakukan perhitungan suara. Untuk itu ia meminta seluruh pendukung NA-IC agar tetap semangat dan optimis memenangkan kontestasi politik ini.

Pihaknya yakin ketika KPU mengumumkan hasil Pilgub Sumbar, NA-IC yang akan disebut memperoleh suara terbanyak," ujarnya.

Kemudian untuk data internal partai, menurutnya NA-IC masih memimpin dengan perolehan suara 35 persen. Namun data yang masuk belum keseluruhan.

Andre menyampaikan, masih banyak data yang belum masuk seperti di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Kepulauan Mentawai yang merupakan basis NA-IC.

2 dari 3 halaman

Tak Akan Klaim Kemenangan

Bakal pasangan calon kepala daerah Sumbar Nasrul Abit-Indra Catri. (Liputan6.com/ Novia Harlina)
Perbesar
Bakal pasangan calon kepala daerah Sumbar Nasrul Abit-Indra Catri. (Liputan6.com/ Novia Harlina)

Meski dari data internal partai NA-IC unggul dibanding tiga pasangan calon lainnya, dan selisih perolehan suara hitung cepat sangat tipis, Andre tak mau mengklaim kemenangan sepihak.

"Itu hasilnya sangat tipis, jadi saya kira tidak ada yang bisa mengklaim kemenangan sebelum ada data pasti," jelasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan bantahan terkait adanya isu yang menyebut Gerindra tenggelam di Sumbar pada Pilgub 2020 ini.

"Buktinya hasil perolehan suara hasil hitung cepat sangat tipis sekali padahal NA-IC hanya diusung Partai Gerindra saja," jelasnya.

Sementara calon Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengimbau seluruh pendukung untuk tetap tenang, dan bersabar hingga hasil perhitungan suara dari KPU ke luar.

"Kemudian tim yang di lapangan diharapkan untuk lebih cepat menginput data sehingga perhitungan suara yang dilakukan internal partai juga cepat selesai," katanya.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓