Buaya Muara Sepanjang 2 Meter Terjebak di Jaring Ikan Nelayan Banyuasin

Oleh Nefri Inge pada 13 Nov 2020, 05:30 WIB
Diperbarui 09 Jan 2021, 16:16 WIB
Buaya Muara Sepanjang 2 Meter Terjebak di Jaring Ikan Nelayan Banyuasin
Perbesar
Nelayan Banyuasin Sumsel memegang buaya muara sepanjang dua meter, yang terperangkap dalam jaring ikan milik di aliran sungai (Liputan6.com / Nefri Inge)

Liputan6.com, Palembang - Beberapa kasus kemunculan buaya muara di tempat para nelayan beraktivitas di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel), sempat memakan korban jiwa.

Kini, buaya muara kembali ditemukan oleh nelayan di aliran sungai di Desa Tajung Tiga Kecamatan Rantau Bayur, pada hari Rabu (11/11/2020).

Rais, yang berprofesi sebagai nelayan di Kabupaten Banyuasin mengatakan, awalnya dia memasang alat tangkap ikan jenis jaring.

Beberapa saat kemudian, Rais ini memeriksa jaringnya, untuk memastikan apakah ada ikan yang tertangkap.

“Waktu melihat jaring ikan, saya kaget karena ada buaya muara terperangkap dalam jaring ikan,” ucapnya di Banyuasin Sumsel, Kamis (12/11/2020).

Karena kebingungan, dia akhirnya meminta bantuan warga sekitar untuk mengangkat buaya muara sekitar dua meter tersebut.

Warga Desa Tajung Tiga Kecamatan Rantau Bayur Banyuasin juga, melaporkan penemuan buaya muara tersebut ke Kepala Desa Tanjung III Banyuasin.

“Baru pada hari Kamis pagi, saya bersama empat orang warga menarik buaya muara menggunakan jaring dan tali,” katanya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :


Laporkan ke BKSDA Sumsel

Buaya Muara Sepanjang 2 Meter Terjebak di Jaring Ikan Nelayan Banyuasin
Perbesar
Nelayan Banyuasin Sumsel memegang buaya muara sepanjang dua meter, yang terperangkap dalam jaring ikan milik di aliran sungai (Liputan6.com / Nefri Inge)

Kepala Desa Tanjung lll Saharuddin Syeh membenarkan, jika kejadian penangkapan buaya tersebut telah dilaporkan ke pihak Kecamatan Rantau Bayur Banyuasin.

"Sudah kami laporan ke pak camat dan menunggu kedatangan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel turun ke lapangan," katanya.

Agar buaya muara tersebut tidak menerkam, para warga mengikat mulut dan ekor hewan buas tersebut menggunakan tali.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya